Blog

Impressive!! Mengenal Teknologi MRI Scan, Serupa Dengan Teknologi Kesehatan CT Scan Tapi Tak Sama. Spoiler Alert 5 Keunggulan Dari MRI.

MRI Scan
Teknologi medis

Impressive!! Mengenal Teknologi MRI Scan, Serupa Dengan Teknologi Kesehatan CT Scan Tapi Tak Sama. Spoiler Alert 5 Keunggulan Dari MRI.

MRI Scan serupa dengan CT Scan tetapi sebenarnya berbeda. Banyak sekali orang yang mengira bahwa teknologi kesehatan MRI sama saja dengan CT Scan, tetapi nyatanya prosedur dari kedua teknologi ini sangat berbeda. Dari namanya saja sudah dapat dibedakan.

CT scan atau pemindaian tomografi menggunakan komputer (computed tomography scan) adalah tindakan medis menggunakan sinar-X. Sedangkan MRI atau magnetic resonance imaging memanfaatkan medan magnet dan gelombang frekuensi radio.

Keduanya sama-sama menghasilkan citraan atau gambar detail dari bagian dalam tubuh untuk mendeteksi adanya keabnormalan. Gambar ini digunakan dokter untuk mengambil langkah selanjutnya terhadap pasien yang diperiksa.

Meski memiliki kemiripan, ada perbedaan yang mencolok selain peralatan yang digunakan. Salah satunya biaya CT scan umumnya lebih terjangkau ketimbang MRI.  Walau demikian, hasil MRI disebut lebih detail daripada gambar dari CT scan. Perbedaannya juga meliputi cara penggunaannya. Dalam prosedur CT scan, pasien akan berbaring di meja periksa yang lalu bergerak melewati lubang pemindai. Dalam prosedur MRI juga terdapat meja periksa untuk berbaring, tapi meja itu masuk ke lubang ruang tertutup.  Karena itu, ada kemungkinan muncul rasa tidak nyaman ketika berada di dalam mesin.

MRI Scan
MRI Scan (sumber: HonestDocs)

MRI Scan adalah teknik pemindaian radiologi yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menghasilkan gambar struktur tubuh. Mesin MRI berbentuk seperti tabung yang dikelilingi oleh magnet melingkar yang besar. Dalam pemeriksaan MRI, pasien ditempatkan di tempat tidur yang kemudian dimasukkan ke lubang magnet. Medan magnet yang kuat akan terbentuk dan menyelaraskan proton atom hidrogen yang kemudian terkena pancaran gelombang radio. Hasilnya berupa sinyal yang dideteksi oleh bagian penerima pada mesin MRI. Komputer lalu memproses informasi penerima dan menghasilkan gambar.

Gambar dan resolusi dari MRI Scan cukup detail dan dapat mendeteksi perubahan kecil pada struktur di dalam tubuh. Dalam beberapa prosedur, bahan kontras seperti gadolinium digunakan untuk meningkatkan akurasi gambar.

MRI Scan diperlukan umumnya ketika teknik pencitraan lain tak bisa memberikan informasi yang memadai untuk penanganan kondisi pasien lebih lanjut. Misalnya dokter belum bisa menegakkan diagnosis setelah menjalankan CT scan atau pemindaian menggunakan sinar-X. Dalam hal ini, dokter bisa menyarankan pemeriksaan MRI Scan bagi pasien.

Pemeriksaan MRI bisa digunakan untuk memeriksa berbagai kondisi, antara lain:

1. Kerusakan atau sumbatan pembuluh darah

2. Penyakit jantung

3. Kerusakan otak

4. Kanker

5. Multiple sclerosis (MS)

6. Infeksi tulang

7. Kerusakan sendi

8. Masalah saraf di leher

9. Cedera sumsum tulang belakang

10. Stroke

11. Masalah mata

12. Masalah telinga bagian dalam

MRI juga dapat dilakukan untuk memeriksa kesehatan organ seperti payudara dan ovarium pada wanita, ginjal, hati, pankreas, serta prostat pada pria.

Keunggulan Dari MRI

MRI Scan

Pemeriksaan MRI memberikan informasi yang berbeda dengan teknik pencitraan lainnya. Keunggulan teknologinya yang utama adalah dapat mengkarakterisasi dan membedakan jaringan menggunakan sifat fisik dan biokimianya. Dengan MRI, aliran darah, cairan di sumsum tulang belakang, serta kontraksi dan relaksasi organ juga bisa dievaluasi. Resolusi gambar yang dihasilkan dari MRI pun lebih tinggi sehingga memudahkan dokter dalam membaca hasilnya.

Keunggulan lainnya dari MRI adalah sebagai berikut:

  • Bersifat non-invasif (tanpa pembedahan)
  • Tanpa radiasi
  • Zat kontras MRI jarang menghasilkan reaksi alergi
  • Gambar struktur jaringan lunak sangat jelas dan detail dibanding teknik pencitraan lain
  • Dapat dengan mudah membuat ratusan gambar dari hampir semua arah dan orientasi apa pun
  • Dapat mencakup sebagian besar tubuh.
  • Dapat digunakan untuk melihat apakah kanker telah menyebar dan membantu menentukan pengobatan terbaik

Dimana ada keunggulan, pastinya ada efek samping atau risiko yang dapat disebabkan oleh pemeriksaan dengan teknologi MRI ini. Efek samping dan risiko dari pemeriksaan teknologi MRI ialah sebagai berikut:

  • Kebisingan: ada suara bising hingga mencapai 120 desibel dalam mesin pemeriksaan MRI tertentu. Pasien mungkin akan diberi alat penyumbat telinga sebelum masuk ke mesin.
  • Stimulasi saraf: sensasi berkedut yang muncul dari proses di dalam mesin MRI.
  • Masalah zat kontras: bagi pasien gagal ginjal berat yang memerlukan dialisis mungkin akan bermasalah dengan penggunaan zat kontras gadolinium.
  • Masalah kehamilan: disarankan ibu hamil tidak menjalani pemeriksaan MRI pada trimester pertama kehamilan dalam kaitan dengan penggunaan zat kontras yang mungkin mempengaruhi janin.
  • Klaustrofobia: mesin MRI umumnya tertutup di sekelilingnya dan sempit sehingga tidak nyaman bagi pengidap klaustrofobia. Tapi kini sudah ada mesin MRI terbaru yang lebih terbuka sehingga lebih ramah bagi pasien yang punya fobia terhadap tempat yang sempit dan tertutup.

Baca Juga: CT Scan Kepala Apakah Aman? Ini Dia Spoiler Prosedur Sebelum Melakukan CT Scan Kepala Serta Proses CT Scan Kepala.

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare