Blog

Kenali Biotechnology dan 10 Perannya Yang Super Cool di Dunia Kedokteran Modern

Biotechnology
Teknologi medis

Kenali Biotechnology dan 10 Perannya Yang Super Cool di Dunia Kedokteran Modern

Biotechnology

Apa itu Biotechnology?

Biotechnology atau bioteknologi merupakan ilmu yang berhubungan dengan penerapan sistem biologis dan organisme untuk proses teknis dan industri untuk kesejahteraan manusia. Menurut sejarah, teknologi ini sudah digunakan selama lebih dari 6000 tahun untuk menghasilkan produk yang diinginkan dengan menggunakan mikroorganisme seperti keju, roti, bir, dan lain-lain.

Dalam bidang medis, penerapan cabang ilmu ini pada masa lalu sudah dibuktikan dengan adanya vaksin, antibiotik, dan insulin, meskipun jumlahnya masih terbatas karena terhalang proses fermentasi yang tidak sempurna. Louis Pasteur adalah penemu bioreaktor yang dapat mengubah secara signifikan dimana produksi pada antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal.

Dikutip dari Freitas (2012), dapat disimpulkan bahwa bioteknologi merupakan seluruh aplikasi teknologi yang menggunakan sistem biologi, organisme hidup atau turunannya untuk membuat atau memodifikasi suatu produk atau proses untuk penggunaan yang spesifik. Bioteknologi sendiri terbagi menjadi dua, yaitu modern dan tradisional.

Bioteknologi jenis modern adalah yang memanfaatkan ketrampilan manusia dalam melakukan manipulasi organisme agar menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan manusia itu sendiri. Ciri-cirinya dapat dilihat yaitu bersifat steril, peralatan yang digunakan cenderung modern dan canggih, dan jumlah yang dihasilkan banyak atau massal. Contohnya adalah rekayasa genetika yang meupakan modifikasi genetika untuk menghasilkan molekukl DNA yang berisi gen baru (Sutarno, 2016).

Disiplin ilmu biologi telah banyak dipengaruhi oleh sistem biologi, diantaranya adalah biologi dalam bidang kedokteran. Tidak sedikit permasalahan yang terjadi akibat tidak dapat ditemukannya solusi pengobatan dari berbagai macam penyakit, dimana saat ini penyakit tersebut semakin kompleks. Cabang ilmu biologi seperti anatomi, fisiologi, mikrobiologi, dan patologi telah menjawab tentang persoalan kedokteran.

Pemanfaatan Biotechnology Pada Kedokteran Modern

Bakteri
Biotechnology (Vaksin)

Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, bioteknologi pada bidang kedokteran juga semakin maju dimana digunakannya biomolekuler untuk kebutuhan manusia. Dikutip dari Khan (2014), bioteknologi modern di bidang kedokteran sangat berperan penting untuk proses diagnosis, pengobatan, dan rekayasa genetik.

  • Rekayasa genetika adalah prosedur dasar dalam menghasilkan suatu produk bioteknologi. Rekayasa genetika adalah adalah memodifikasi pada makhluk hidup melalui transfer gen dari suatu organisme ke organisme yang lain. Prosedur ini secara umum meliputi isolasi gen, memodfikasi gen tersebut agar dapat berfungsi lebih baik, mentransfer gen tersebut ke organisme baru, dan membentuk produk organisme transgenic (Khan, 2014).
  • Pembuatan hormon insulin. Hormon insulin dikeluarkan oleh kelenjar pankreas yang berfungsi untuk mengatur kadar glukosa darah. Bagi penderita diabetes mellitus, tubuh mereka tidak mampu memproduksi hormon insulin ini. Produk hormon ini dapat dihasilkan dari teknik rekayasa genetika dengan teknologi Plasmid. Proses pemindahan gen insulin manusia ke dalam bakteri sudah dapat diperoleh dengan cara bakteri tersebut tumbuh dengan metode fermentasi.
  • Kloning. Menurut Khan (2014), kloning adalah suatu metode yang digunakan untuk menghasilkan keturunan yang dikehendaki sama persis dengan induknya.
  • Pembuatan antibiotik. Produk yang dihasilkan dari cabang ilmu ini yaitu pembuatan antibiotik. Antibiotik adalah zat kimia yang dihasilkan dari beberapa jenis mikroorganisme, misalnya dari bakteri tertentu, fungi, atau aktinomisetes yang dalam kadar rendah. Hal tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan beberapa mikroorganisme yang lain.
  • Pembuatan vaksin. Beberapa penyakit yang sudah umum diketahui seperti polio, cacar, hepatitis-B, TBC, dan sebagainya tentu harus dicegah sesuai dengan jenis vaksinnya. Pada dasarnya, vaksin adalah kesiapan biologis untuk meningkatkan sistem pertahanan kekebalan pada tubuh manusia untuk melawan penyakit. Biasanya, vaksin berisikan agen dengan bakteri yang dilemahkan. Saat disuntikkan ke dalam tubuh, vaksin dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali mikroorganisme penyebab penyakit seperti benda asing, kemudia menghancurkannya.
  • Teknologi plasmid. Teknologi plasmid adalah teknologi yang memanfaatkan plasmid bakteri sebagai vektor untuk memanipulasi DNA atau memanipulasi gen makhluk hidup target. Contoh yang palin terkenal dari teknologi plasmid adalah pembuatan hormon insulin buatan dengan menggunakan bakteri Escherichia coli.
  • DNA rekombinasi. Teknologi dari DNA rekomendasi dapat menstimulasi pembuatan suatu protein khusus dalam skala besar dari selubung protein virus, bakteri, dan mikroba lainnya. Dari protein ini, maka akan memicu terbentuknya respon kekebalan tubuh untuk melawan penyaki (Khan, 2014).
  • Fusi sel atau hibridoma. Fusi sel atau hibridoma adalah suatu metode dimana menggabungkan dua macam sel eukariot yang bertujuan untuk mendapatkan sel hibtrid yang memiliki kemampuan kedua dari sel induknya. Sel ini berfungsi untuk mengatasi penyakit kanker.
  • Antibodi monoklomal. Protein yang dihasilkan dari sel limfosit B atau sel T untuk melawan antigen yang masuk ke dalam tubuh disebut dengan antibodi. Dilihat dari kemampuan alamiah, tubuh mampu menghasilkan antibodi. Langkah yang dilakukan untuk membuat antibodi monoklonal adalah yang pertama imunisasi, isolasi sel imun, isolasi sel tumor, screening sel hybridoma, dan terakhir yaitu perbanyakan klon.
  • Sel punca. Stem cell atau sel punca adalah sel yang dapat memperbarui dirinya, dan belum berdiferensiasi tetapi mampu berdifierensiasi menjadi sel lain. Contohnya adalah sel otot pada jantung, sel lemak, sel tulang rawan, dan sel saraf. Berdasarkan kemampuan berdiferensiasinya, sel ini dibagi menjadi 4 yaitu: sel punca totipoten, sel punca pluripoten, sel punca multipoten, dan sel punca unipoten.

Dilihat dari penjelasan di atas, manfaat dari perkembangan biotechnology sangat hebat! Perkembangannya dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup manusia ya.

Baca juga: https://ukmppd.com/2021/11/19/mengenal-artificial-intelligence-dan-4-tipe-artificial-intelligence/

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare