Blog

Cara Super Diet Sehat dengan Clean Eating. No 3 Sangat Penting!

clean eating
Tips kesehatan

Cara Super Diet Sehat dengan Clean Eating. No 3 Sangat Penting!

Tahukah kamu trend diet sehat bernama Clean Eating? Mungkin sebagian orang tampak belum familiar dengan istilah diet yang satu ini. Melansir dari Healthline, diet ini dipopulerkan oleh Tosca Reno setelah menulis buku mengenai clean eating pada tahun 2007. Dalam bukunya, Tosca Reno memberikan semacam panduan diet ini yang berisi daftar belanjaan dan banyak resep dengan sajian informasi gizi.

Tren diet ini bukan hanya soal diet saja tetapi bagaimana memilih jenis makanan yang sehat untuk dimakan setiap harinya. Tujuan dari diet ini tidak hanya mendapatkan tubuh yang sehat tetapi juga jiwa yang sehat. Makanan yang sehat tidak hanya memberi manfaat pada tubuh yang sehat saja tetapi juga kualitas hidup yang lebih baik. Selain itu, metode diet ini berbeda dengan metode diet lainnya yang memiliki aturan ketat. Diet ini dianggap lebih longgar tetapi efektif membuat tubuh menjadi sehat dan lebih langsing.

Apa Itu Clean Eating?

clean eating
Source: hellosehat.com

Clean Eating adalah salah satu jenis diet yang bertujuan untuk menurunkan berat badan. Caranya dengan membiasakan diri untuk makan makanan yang bersih atau sehat. Diet ini menganjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan olahan, junk food, serta yang mengandung bahan pengawet yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Makanan yang digunakan pun harus masih dalam bentuk aslinya, segar yang diambil langsung dari petani lokal, tanpa pestisida dan ramah lingkungan. Diet sehat ini tidak melarang untuk mengonsumsi daging merah serta produk hewani lainnya namun lebih menekankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah segar serta makanan yang mengandung karbohidrat kompleks.

Tujuan dari diet ini tidak hanya mendapatkan tubuh yang sehat tetapi juga jiwa yang sehat. Dengan menerapkan diet yang sehat ini, tubuh akan merasakan manfaatnya seperti lebih berenergi, kulit bercahaya dan bisa menurunkan berat badan. Diet ini sebaiknya dilakukan pelan-pelan agar tubuh tidak berontak. Misal di 2 minggu pertama, hindari gorengan dan snack tetapi tetap makan nasi. Di 2 minggu selanjutnya, ganti nasi putih dan olahan tepung dengan nasi merah atau tepung gandum. Begitu seterusnya hingga tubuh menjadi terbiasa dengan pola diet ini.

Intinya adalah kita harus mengusahakan untuk tidak mengonsumsi makanan yang berpengawet atau memiliki kandungan zat adiktif. Manfaat dari menghindari pantangan ini sudah dibuktikan dalam survei Food and Nutrition Research yang membuktikan bahwa tubuh orang yang mengonsumsi makanan segar mampu mengeluarkan kalori lebih banyak saat mencerna makanan. Dengan kata lain, tingkat metabolisme tubuh dalam mencerna makanan lebih tinggi daripada orang yang mengonsumsi makanan olahan. Menjalani diet ini mungkin terkesan rumit dan mahal. Namun seorang pakar diet menekankan bahwa diet yang terbilang sehat ini sebenarnya mudah diterapkan. Lalu bagaimana caranya?

Baca juga: Begini Cara Diet Sehat Tanpa Bahayakan Tubuh

Cara Melakukan Clean Eating

diet sehat
Source: lifestyle.okezone.com

1. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Sayur dan buah adalah menu utama yang dimakan dalam diet ini. Sayur dan buah sudah terbukti membuat tubuh lebih sehat karena kaya akan serat, vitamin dan mineral. Kedua menu utama ini dapat membantu melawan peradangan dan melindungi sel yang rusak. Mengonsumsi sayur dan buah juga dapat mengurangi risiko terjangkit penyakit jantung dan kanker. Keduanya lebih baik dikonsumsi setelah dipetik dan dicuci.

Sayur dan buah yang ditanam secara organik lebih baik untuk dikonsumsi. Hal ini penting karena sayur dan buah yang dipetik dari kebun memiliki kandungan nutrisi yang lebih terjaga serta bebas bahan-bahan kimia. Karena makanan yang tidak mengandung pestisida tentu dapat meningkatkan kesehatan. Cara terbaik mengonsumsi sayur dan buah dalam clean eating ini adalah dijadikan salad. Anda dapat memilih beberapa sayuran hijau, ditambah buah segar, dan dicampur dengan minyak zaitun.

2. Minum Air Putih

Minum air putih termasuk tips dari clean eating yang perlu dilakukan. Air putih merupakan minuman yang paling sehat dan alami yang dapat dikonsumsi. Air tidak memiliki gula, zat adiktif, atau bahan lainnya yang membahayakan tubuh. Minum air putih dapat menghindari dari dehidrasi, merasakan cepat letih atau lesu serta mempercepat penurunan berat badan. Berdasarkan anjuran medis, disarankan dalam sehari minum air mineral setidaknya sebanyak 12 liter atau 8 hingga 13 gelas.

Hindari pula minuman bersoda, kurangi kopi, teh serta minuman berperasa. Jika masih gemar minum minuman manis, potensi terjangkit diabetes, obesitas, dan penyakit lainnya pun tinggi. Jus buah dengan campuran gula atau dalam bentuk kemasan juga sebaiknya dihindari. Selain itu, sebaiknya hindari juga mengonsumsi alkohol. Mengonsumsi alkohol apalagi yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti masalah hati, pencernaan, perubahan emosi dan daya pikir.

3. Menghindari Makanan Olahan

Makanan olahan sangat tidak dianjurkan dalam aturan diet clean eating. Makanan olahan lebih banyak termodifikasi dari keadaan asli makanan tersebut. Makanan yang lebih banyak melakukan proses pematangan akan kehilangan sebagian serat dan nutrisinya namun menghasilkan lebih banyak gula atau bahan kimia lainnya. Makanan olahan juga tinggi kandungan gula, garam tambahan, perasa, pengawet, serta rendah serat. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menyebabkan beragam penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Makanan-makanan olahan seperti sosis, kornet, nugget, mie kemasan, snack-snack perlu dibatasi dalam mengonsumsinya. Hal ini dikarenakan selain nilai gizinya yang tidak sebesar seperti makanan yang dimasak langsung itu karena makanan-makanan tersebut mengandung bumbu perasa, pewarna dan pengawet. Ini tentunya dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Baca juga: Dahsyat! 4 Manfaat Utama dari Clean Eating, Gaya Hidup Sehat Jaman Now

4. Mengatur Waktu dan Porsi Makan

Kunci clean eating dalam menurunkan berat badan tidak hanya pada pemilihan makanannya tetapi juga pada waktu makan dan banyaknya porsi makanan. Dalam melakukan clean eating, kita harus memperhatikan kondisi tubuh dan menjaga pola makan dengan mengatur waktu dan porsi makanan. Jangan makan terlalu banyak, jangan makan terlalu sedikit juga.

Perhatikan porsi makan untuk mendapatkan kebutuhan nutrisi yang tepat untuk tubuh. Setidaknya dalam satu hari, dianjurkan sebanyak enam kali makan namun dengan jumlah porsi makan yang kecil. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi sering akan menghindarkan kita dari rasa lapar. Hal ini bertujuan untuk menjaga gula darah agar tetap stabil.

Manfaat Clean Eating

Source: halodoc.com

1. Kulit Lebih Sehat

Manfaat clean eating adalah mampu menjaga kesehatan kulit maupun memancarkan kulit alami pada tubuh. Biasanya makanan yang dikonsumsi adalah sayur segar, salmon, dan kacang-kacangan. Apa yang kita masukkan ke dalam tubuh akan ikut terpancar keluar. Orang yang rajin mengonsumsi makanan tiga sajian dalam sehari selama enam minggu berturut-turut membuat wajah lebih menarik. Para peneliti dari University of St. Andrews menemukan bahwa orang yang rajin makan sayur dan buah segar sebanyak tiga sajian dalam sehari selama enam minggu berturut-turut, wajahnya terlihat lebih menarik dan glowing ketimbang yang jarang makan sayur.

2. Meningkatkan Energi

Makanan yang sehat akan menutrisi tubuh sehingga membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan lebih produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal ini karena nutrisi dari makanan tersebut seperti serat, vitamin dan mineral tidak terlalu banyak hilang. Ini penting untuk mengoptimalkan kinerja organ tubuh. Diet ini juga bisa meregulasi kadar gula dalam darah sehingga dapat mencegah agar tidak cepat lapar dan kelelahan akibat peningkatan glukosa setelah mengonsumsi karbohidrat. Dengan menerapkan metode diet ini kita bisa meningkatkan asupan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sehari-hari.

3. Mencegah Kanker

Mengonsumsi bahan makanan tanpa pestisida dan bahan pengawet bisa membantu melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Oleh karena itu, diet clean eating ini dituntut untuk menjauhi segala makanan yang diproses, makanan kaleng, dan tinggi lemak yang dapat meningkatkan risiko kanker. Sebaliknya, diet sayur dan buah yang kaya akan antioksidan dapat menurunkan risiko kanker. Perbanyaklah makan brokoli, kale dan tomat untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap radikal bebas penyebab kanker.

Menu Makanan untuk Clean Eating

Source: WowKeren.com

1. Nasi Merah

Nasi merah mengandung banyak nutrisi, serat, dan protein jika dibandingkan dengan nasi putih. Beberapa manfaatnya adalah mengandung minyak alami, serat, Vitamin B1, B6 dan Vitamin A. Beras merah juga diketahui mengandung berbagai macam antioksidan flavonoid. Kandungan nutrisi dari beras merah tersebut dapat melawan radikal bebas, menurunkan kolesterol, mencegah penyakit jantung, menurunkan kadar gula darah, mengurangi resiko obesitas, maupun menjaga kesehatan kulit. Oleh karena itu, mengonsumsi nasi merah disarankan untuk yang sedang clean eating ataupun diet yang lainnya.

2. Roti Gandum

Roti gandum adalah jenis roti yang disarankan dalam menerapkan clean eating. Roti gandum lebih sehat, rendah kalori dan kaya serat. Rasanya juga lebih berserat ketimbang roti tepung biasa. Biasanya roti gandum digunakan dalam membuat sandwich. Dua lembar roti gandum yang digunakan untuk sandwich ini akan menyumbang 80 kalori, yang akan membuatnya menjadi sumber energi utama. Tapi ternyata, untuk menerapkan clean eating ini harus lebih memikirkan nutrisi ketimbang kalori. Karena itulah gunakan isian sandwich dengan bahan makanan yang mengandung banyak nutrisi agar kesehatan tetap terjaga.

3. Kacang Edamame

Kacang edamame mengandung serat, asam amino, karbohidrat, Vitamin B, Vitamin C, Vitamin E, Vitamin K. Kacang edamame juga merupakan makanan lezat yang tinggi protein tetapi rendah lemak dan kalori. Kandungan dalam kacang edamame ini dapat melindungi jantung serta baik untuk meningkatkan daya ingat. Kacang edamame bisa dijadikan menu makanan pada makan siang atau makan malam. Kacang edamame ini cocok dikolaborasikan dengan wijen hitam agar membawa banyak manfaat baik bagi kesehatan.

4. Tahu Panggang

Tahu panggang adalah salah satu makanan yang memenuhi kriteria clean eating. Karena clean eating meminimalisir penggunaan minyak dan makanan yang diproses lama sehingga tahu panggang cocok untuk menu diet ini. Tahu juga memiliki banyak kandungan gizi seperti protein, lemak, karbohidrat, kalori, mineral, fosfor, vitamin B kompleks, kalium dan kalsium yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, tahu juga mengandung 80% asam lemak tak jenuh yang tidak banyak mengandung kolesterol. Cara memasaknya adalah bisa dipanggang atau dioseng-oseng dengan sedikit minyak wijen. Jangan lupa tambahkan bawang putih yang sudah digeprek untuk rasa yang lebih gurih.

Itulah cara yang tepat untuk diet clean eating yang bisa dicoba untuk menurunkan berat badan tanpa menyiksa tubuh. Selain baik untuk kesehatan, diet ini juga dapat melatih untuk menghargai rasa alami makanan. Jika anda memang ingin menurunkan berat badan, dianjurkan untuk konsultasi dulu ke ahli kesehatan yang tepat seperti dokter atau ahli gizi. Langkah tersebut penting agar target yang anda inginkan bisa tercapai lebih mudah serta menghindari dari penyimpangan kebiasaan makan. Selamat mencoba!

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare