Blog

Warning! Yuk Kenali Penyebab Menopause Sejak Dini dan 4 Cara Pencegahannya Pada Wanita. Spoiler alert!

Menopause Sejak Dini Pada Wanita
Kesehatan Tips kesehatan

Warning! Yuk Kenali Penyebab Menopause Sejak Dini dan 4 Cara Pencegahannya Pada Wanita. Spoiler alert!

Menopause sejak dini merupakan suatu gejala di mana berakhirnya siklus menstruasi pada wanita yang terjadi secara alami atau dengan kata lain menopause sendiri menandakan akhir dari usia reproduktir dan wanita tidak bisa hamil lagi dan terjadi pada usia 30 an atau 40 an. Biasanya menopause terjadi ketika wanita memasuki usia 45-55 tahun namun kondisi ini menyebabkan wanita mengalaminya pada usia yang tidak tepat.

Biasanya gejala yang menandakan wanita telah menopause adalah tidak mengalami menstruasi lagi selama minimal 12 bulan. Menopause dini ini kerap disebut insufisiensi ovarium prematur. Bagi kalian para wanita yang mengalami menopause dini sebaiknya patut waspada. Kondisi ini tidak dapat disepelekan karena menopause sebelum waktunya bisa disebabkan oleh kondisi tertentu dan penanganannya harus tepat.

Penyebab Menopause Dini

Menopause dini. Sumber: Ibupedia

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya menopause dini:

  • Kegagalan Ovarium (prematur): Kondisi ini terjadi ketika ovarium tidak berfungsi normal ketika wanita belum memasuki usia 40 tahun. Biasanya wanita yang mengalami kegagalan ovarium tetap mengalami menstruasi namun sulit untuk hamil.
Ovarium. Sumber: Popmama.com
  • Genetik: Faktor keturunan atau genetik sangat berkaitan dengan usia menopause perempuan karena masa menopause pada wanita tidak jauh berbeda dari ibunya. Dengan kata lain, jika ibunya mengidap menopause dini, maka anaknya akan mengalami hal yang sama.
Faktor genetik. Sumber: Teknologibisnis
  • Kemoterapi: Pengobatan yang menggunakan radiasi atau kemoterapi dapat menimbulkan risiko terjadinya menopause dini karena gelombang radiasi dari pengobatan tersebut dapat membuat terganggunya ovarium dan ovarium tidak berfungsi secara normal lagi.
Kemoterapi. Sumber: iNews
  • Gaya Hidup yang Buruk: Kebiasaan buruk yang dapat membuat tubuh tidak sehat dapat terjadinya menopause sejak dini. Salah satunya adalah merokok. Rokok memiliki efek anti-estrogen yang dapat mengganggu hormon estrogen sehingga dapat menimbulkan menopause sejak dini. Selain itu, kurangnya olahraga serta kurangnya terkena sinar matahari dapat mempengaruhi terjadinya menopause pada wanita.
Malas Berolahraga. Sumber: Line Today
  • Cacat Kromosom: Cacat kromosom berupa seperti sindrom Turner, disgenesis gonad murni atau lainnya dapat menyebabkan menopause dini dikarenakan sindrom tersebut ketika wanita terlahir kromosomnya tidak lengkap sehingga ovarium tidak berfungsi dengan baik.
Sindrom Turner. Sumber: Orami
  • Penyakit Autoimun: Penyakit autoimun dapat berupa tiroid atau rheumatoid arthritis. Penyakit-penyakit tersebut dapat membuat ovarium berhenti berfungsi sehingga dapat menimbulkan menopause dini.
Autoimun. Sumber: Unair News
  • Epilepsi: Suatu gangguan kejang yang berasal dari otak. Epilepsi dapat menyebabkan kegagalan ovarium prematur dan menimbulkan menopause dini.
Epilepsi. Sumber: Kompas.com

Gejala Menopause Dini

Pendarahan. Sumber: Klikdokter

Gejala yang timbul dari menopause dini sebenarnya tidak berbeda dari gejala terjadinya menopause. Dilansir dari Halodoc, berikut gejala timbulnya menopause dini:

  • Pendarahan berat.
  • Muncul bercak atau flek.
  • Suasana hati yang kerap berubah.
  • Berubahnya keinginan seksual.
  • Miss V kering.
  • Menstruasi terjadi lebih dari satu minggu.
  • Susah tidur.
  • Berkeringat di malam hari, dll.

Baca juga: Interesting! Yuk Kenali Proses Menstruasi Pada Tubuh Wanita Serta 4 Fase Siklus Menstruasi, Spoiler Alert.

Cara Pencegahan Menopause Dini

Terapi Hormon. Sumber: Medcom.id

Sampai saat ini, menopause dini tidak dapat diobati dengan perawatan tertentu. Akan tetapi, terdapat penanganan medis yang dapat mengatasi gejala menopause dini pada wanita:

  • Terapi Hormon: Cara ini merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol munculnya menopause dini yang seperti hot flush atau rasa panas dan kering pada miss v. Biasanya terapi ini berbentuk seperti pil KB, semprotan transdermal, gel, dan lainnya. Untuk melakukan terapi ini sebaiknya ikuti aturan yang dokter berikan karena terapi ini memiliki efek samping, yaitu menimbulkan risiko serangan jantung, stroke bahkan kanker payudara.
  • Obat Antidepresan: Obat ini memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah SSRI. SSRI adalah selective serotonin reuptake inhibitors dapat digunakan untuk meringankan gejala menopause dini. Namun obat ini hanya dapat diresepkan oleh dokter.
  • Gel atau Pelumas Vagina Nonhormonal: Ketika wanita mengalami menopause sejak dini vagina akan kering. Untuk itu gunakan pelumas seperti gel yang dapat mencegah vagina kering dan menghindari iritasi vagina pada wanita.
  • Teknologi Reproduksi Bantuan: Jika mengalami menopause sejak dini, para wanita akan mengalami masalah sulit memiliki momongan. Namun ada cara lain yang membuat wanita tetap bisa memiliki momongan, yaitu donor sel telur. Efek samping dari menopause dini juga adalah terjadinya osteoporosis dikarenakan kadar estrogen yang rendah dapat menurunkan kadar kepadatan tulang. Tapi tidak perlu takut, hal tersebut dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan vitamin D, suplemen kalsium atau vitamin D, dan jangan lupa untuk berolahraga.

Untuk itu, kita para wanita harus cermat untuk mengenali berbagai gejala yang menunjukkan terjadinya menopause sejak dini. Jika mengalami gejala atau tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter ya. Sehingga dokter dapat memberikan penanganan serta solusi yang tepat.

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare