Blog

Mengenal Penyakit Mata, Katarak dan 3 Penyebabnya. Stop Worry Mulai Dari Sekarang.

katarak
Penyakit

Mengenal Penyakit Mata, Katarak dan 3 Penyebabnya. Stop Worry Mulai Dari Sekarang.

Apa yang anda ketahui tentang penyakit mata? Penyakit ini adalah gangguan kesehatan yang cukup sering terjadi pada masyarakat. Sebagai salah satu organ terpenting, kesehatan mata merupakan hal yang patut untuk djaga. Mempunyai mata yang sehat tentu menjadi hal yang patut untuk disyukuri. Tetapi masih banyak orang yang menyepelekan akan kesehatan mata. Padahal mata merupakan organ yang cukup rentan terkontaminasi penyakit yang disebabkan oleh banyak faktor seperti debu, asap kendaraan, asap rokok, infeksi jamur, virus, dan bakteri.

Penyakit ini bisa terjadi pada siapapun termasuk pada lansia. Saat bertambahnya usia tentu akan rentan terkena penyakit. Ini sangat wajar pada orang yang sudah masuk proses penuaan. Namun, apakah anda tahu gangguan kesehatan mata pada lansia? Nah, salah satunya adalah katarak. Hampir semua pasien yang usianya semakin tua mengalaminya. Namun, apakah penyakit ini berbahaya dan dapat disembuhkan? Untuk itu jangan anggap sepele tanda-tanda gangguan pada mata karena bisa jadi itu merupakan gejala penyakit yang berbahaya.

Jenis-Jenis Penyakit Mata

penyakit mata
Source: okadoc.com

Dari kelima panca indera, mata adalah salah satu panca indera yang paling terpenting. Mata adalah salah satu panca indera yang sangat peka terhadap rangsangan cahaya. Selain itu, mata merupakan panca indera yang sangat sensitif dari panca indera yang lainnya. Dengan keberadaanya, kita bisa melihat indahnya alam semesta ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata sangatlah penting. Kita harus berhati-hati dalam menjaganya dan juga kita harus mengetahui cara menjaga kesehatan mata yang tepat.

Hampir semua orang pasti pernah mengalami sakit mata. Namun, jika dilihat hingga saat ini masih banyak yang menyepelekan kesehatan mata. Itu mengakibatkan banyak sekali penyakit yang menyerang bagian pada mata. Sakit mata sering menimbulkan rasa tidak nyaman bagi setiap penderitanya. Penyebab sakit ini mulai dari berbagai hal seperti iritasi, alergi, infeksi virus, bakteri hingga cedera mata. Sebagian penyebab sakit mata umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, sakit mata terkadang juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu yang perlu diwaspadai karena berisiko menyebabkan kerusakan dan gangguan mata permanen. Lalu apa saja jenis-jenis penyakitnya? Mari kita simak berikut ini.

1. Katarak

Katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan terbanyak yaitu nomor satu di Indonesia. Penyakit ini dapat mempengaruhi fungsi pada lensa mata. Lensa mata sebagian besar terdiri dari air dan protein. Dengan bertambahnya usia, lensa menjadi semakin tebal dan tidak fleksibel. Kondisi ini dapat terjadi karena protein pada lensa mata membentuk gumpalan sehingga lensa mata menjadi keruh dan sulit ditembus cahaya. Akibatnya adalah lensa mata terlihat keruh sehingga pandangan menjadi kabur.

Katarak dapat terjadi pada salah satu mata saja atau bisa juga keduanya. Pada umumnya, katarak berkembang perlahan dan tidak terasa mengganggu. Gejala-gejala yang muncul biasanya tidak begitu terasa. Namun, lama-kelamaan akan mengganggu penglihatan dan membuat pengidap merasa seperti melihat jendela berkabut, sulit menyetir, membaca, serta melakukan aktivitas sehari-hari.

2. Mata Kering

Mata kering adalah suatu kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Mata tidak dapat menghasilkan air mata seperti seharusnya atau air mata tidak bekerja dengan baik untuk melumasi mata. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata bahkan bisa merusak permukaan bola mata dan juga dapat memengaruhi kualitas penglihatan. Mata kering bisa terjadi pada siapa saja namun lebih sering dialami oleh lansia terutama pada wanita.

Baca juga: Ada Selaput Putih di Bola Mata, Berbahayakah?

Gejala mata kering bermacam-macam mulai dari ringan hingga berat. Gejala tersebut dapat memengaruhi satu atau kedua mata. Penderitanya akan merasakan gejala berupa mata terasa berpasir atau seperti ada benda asing di mata, silau, mata merah, terasa perih atau gatal. Faktor penyebabnya bisa bermacam-macam mulai dari kurangnya produksi air mata, penyakit autoimun, infeksi, iritasi, alergi, kekurangan nutrisi, mata terlalu sering terpapar angin atau sinar matahari, hingga efek samping obat-obatan.

3. Glaukoma

Glaukoma adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh penekanan berlebihan pada bola mata. Penyakit ini terjadi karena tingginya tekanan bola mata sehingga merusak saraf optik yang berperan dalam penglihatan. Hal tersebut mengakibatkan kerusakan pada saraf. Selain itu, penyakit ini biasanya terjadi akibat terganggunya sistem aliran cairan pada mata.

Pada umumnya, glaukoma tidak menimbulkan gejala karena gejala penyakit ini nyaris tidak dapat terdeteksi. Jika terjadi gejala, berarti kondisi kerusakan pada mata sudah semakin parah. Bahkan penyakit ini dapat menyebabkan kebutaan. Penderita akan merasakan gejala berupa mual, muntah, gangguan penglihatan, nyeri pada mata, hingga sakit kepala. Glaukoma dapat dicegah dengan cata mengurangi kadar gula darah, rajin olahraga, serta konsumsi makanan bergizi.

Mengenal Penyakit Katarak

katarak
Source: alodokter.com

Katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan terbanyak di Indonesia. Kasusnya bahkan bisa mencapai 50 persen. Menurut data Riskesdas Kemenkes RI tahun 2013, per setiap 1.000 jiwa ada 1 orang penderita baru katarak. Kasus terbanyak ada di Provinsi Sulawesi Utara dan yang terendah ada di DKI Jakarta. Penyakit ini biasanya diderita oleh orang berusia 60 tahun ke atas. Namun pada beberapa kasus dapat terjadi juga pada usia yang lebih muda bahkan pada bayi yang baru lahir.

Selain karena faktor usia, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini yaitu genetik, diabetes yang tidak diobati, hipertensi yang tidak ditangani, merokok, hingga pernah terkena penyakit mata tertentu lainnya. Tanda kelainan dari penyakit ini adalah berawal dari mata yang lebih sensitif, penglihatan yang kabur, dan benda selalu terlihat dua. Ada juga perubahan yang terjadi pada warna di sekitar mata yang menjadi kuning atau cokelat saja.

Tingginya kasus kebutaan akibat penyakit ini di Indonesia kebanyakan disebabkan oleh ketidaktahuan telah mengalami katarak atau tidak begitu menyadari gejalanya. Pada umumnya, penyakit ini tidak menimbulkan nyeri di mata namun beberapa penderita bisa mengalami keluhan tersebut. Hal ini biasanya terjadi jika katarak sudah parah atau penderita memiliki gangguan lain pada mata. Tetapi tidak perlu terlalu khawatir karena penyakit ini bisa dicegah dengan mengonsumsi vitamin A, tidak merokok, dan menghindari alkohol. Namun, jika sudah sangat mengganggu penglihatan bisa ditangani dengan operasi. Jika tidak operasi, maka mata akan semakin menurun penglihatannya dari waktu ke waktu dan operasi akan lebih sulit jika katarak sudah parah.

Baca juga: Important, Kenali 2 Rabun Pada Mata Yang Super Sering Dialami Banyak Orang

Penyebab Katarak

Source: halodoc.com

1. Penuaan

Penuaan bisa membuat berbagai fungsi organ tubuh menurun termasuk mata. Saat mata menua, protein dan sel-sel mati yang ada pada lensa akan menumpuk dan membentuk gumpalan. Gumpalan protein ini yang membentuk awan keruh yang menutupi lensa. Kondisi ini menjadi penghalang cahaya yang akan memasuki mata dan mengurangi ketajaman gambar yang dilihat. Kabut protein ini akan bertambah luas dan tebal hingga menutupi sebagian besar lensa. Hal ini mengakibatkan lensa mata yang awalnya jernih secara perlahan menjadi berkabut. Itu sangat mengganggu penglihatan penderitanya.

2. Diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyebab dari katarak. Meningkatnya kadar gula darah dalam waktu yang lama akibat diabetes dapat menyebabkan lensa mata mengalami pembengkakan. Gula darah yang tinggi dan tidak terkendali dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Ini menyebabkan pembentukan katarak pada mata. Dikutip dari American Optometric Association, penderita diabetes memiliki risiko yang lebih besar untuk dapat terkena katarak dibandingkan dengan orang-orang biasa pada umumnya.

3. Merokok

Merokok juga bisa menyebabkan penyakit katarak. Merokok dapat mengurangi cadangan antioksidan pada mata sehingga menyebabkan oksidasi pada lensa mata. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan penumpukan logam berat seperti cadmium pada lensa mata. Kedua hal ini dapat menyebabkan timbulnya katarak pada mata. Sebuah penelitan menyebutkan bahwa semakin sering merokok, semakin besar pula peluang untuk menderita katarak.

Itulah informasi mengenai pembahasan penyakit mata yang salah satunya adalah katarak dan 3 penyebabnya yang perlu untuk diketahui. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan mata. Jika mengalami gejala-gejala yang mengganggu bagian mata, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapat penanganan lebih lanjut yang tepat sesuai penyebabnya.

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare