Blog

Super Canggih! Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Alat MSCT dan 4 Prosedur MSCT Untuk Pemeriksaan Jantung .

Alat MSCT untuk Pemeriksaan Jantung. Sumber: Metropolitan.id
Teknologi medis

Super Canggih! Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Alat MSCT dan 4 Prosedur MSCT Untuk Pemeriksaan Jantung .

Sama tapi berbeda. Kalimat itu sangat tepat menggambarkan CT Scan dan Alat MSCT. Meskipun keduanya terlihat mirip, namun kecanggihan keduanya sangatlah berbeda. Pasti pada penasaran kan? Yuk kita ulas keduanya.

CT Scan merupakan suatu prosedur yang menggunakan gambar X-ray dengan mengambil berbagai sisi di tubuh pasien. Yang mana, CT Scan sendiri menggunakan komputer yang bertujuan untuk menggambar cross-sectional tulang, pembuluh darah serta jaringan lunak tubuh pasien.

CT Scan. Sumber: Primaya Hospital

CT Scan sendiri berfungsi untuk memeriksa bagian dalam tubuh pasien yang mengalami luka dalam akibat kecelakaan. Hal tersebut dikarenakan CT Scan dapat memvisualisasikan hampir seluruh bagian tubuh dan dapat berfungsi juga untuk mendiagnosis penyakit.

Selain CT Scan ada juga yang disebut MSCT yang digadang-gadang sebagai alat tercanggih dan generasi terbaru dari CT Scan. Berikut penjelasannya.

Apa itu Alat MSCT

MSCT. Sumber: Halodoc

Alat MSCT atau Multisclice Computerized Tomography adalah sebuah alat yang dapat menghasilkan informasi terkait dengan pemeriksaan organ yang bergerak dengan tingkat akurasi yang tinggi, seperti pemeriksaan jantung. Metode penggunaan MSCT dapat menghasilkan gambaran diagnostik lebih baik serta waktu pemeriksaannya sangat singkat. Hasil gambarnya pun memiliki resolusi yang tinggi dan akurat.

Selain pemeriksaan jantung, MSCT juga dapat digunakan untuk melihat kelainan dan gangguan yang terjadi pada jaringan atau organ tubuh manusia. Selain di organ jantung, MSCT juga dapat digunakan untuk mendiagnosa beberapa bagian tubuh seperti otak, rongga dada dan perut, angiografi, ortopedi, hidung, telinga bahkan tenggorokan.

Dilansir dari Hellosehat.com, MSCT ini menggunakan sinar X khusus yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang jantung sehingga dokter dapat dengan mudah mendeteksi dan mengukur plak jantung (kolestrol, kalsium, lemal, dll) yang mengandung kalsium pada pembuluh arteri. Sehingga dokter dapat menentukan pengobatan yang dapat mengurangi risiko serangan jantung atau penyakit lainnya.

Waktu yang Tepat Menjalani MSCT

Rokok buruk untuk kesehatan jantung. Sumber: HealthDay

Biasanya dokter akan merekomendasikan pada kamu yang memiliki risiko penyakit jantung meskipun risikonya rendah atau tidak jelas sekalipun. Untuk mengukur risiko penyakit jantung pada tes MSCT, biasanya dokter akan mengamati kebiasaan merokok kamu, berad badang atau kondisi kesehatan yang berkaitan dengan kadar kolestrol atau riwayat kesehatan orangtua.

Prosedur MSCT

Prosedur MSCT. Sumber: MyNorthwest

Sebelum menjalani perawatan MSCT, dokter akan meminta kamu untuk menghindari mengonsumsi kafein, minuman bersoda, teh bahkan minuman berenergi. Selain itu, pasien juga diwajibkan untuk melepas perhiasan yang menempel pada badan kamu seperti di leher atau dekat dada. Beberapa faktor yang membuat pasien tidak bisa melakukan MSCT:

  • Pria yang berusia kurang dari 40 tahun dan wanita yang kurang dari 50 tahun karena memiliki plak kalsium.
  • Memiliki risiko penyakit jantung yang tinggi yang memiliki kebiasaan merokok, ada diabetes ata kolestrol yang tinggi.
  • Mengalami gejala penyakit arteri koroner karena prosedur ini tidak akan membantu dokter memahami perkembangan penyakit.
  • Pernah menjalani pemindaian jantung kalsium koroner abnormal.

Baca juga: Melafind Scanner Diyakini 98% Akurat Dapat Deteksi Kanker Kulit Melanoma Melalui Gelombang Elektromagnetik, Impressive

Proses MSCT

Pemeriksaan MSCT. Sumber: Hellosehat.com

Ahli radiologi akan menempelkan sensor berupa alat elektroda pada dada pasien. Yang mana, alat ini terhubung ke EKG atau elektrokardiogram yang merekam aktivitas jantung selama dalam pemeriksaan jantung serta mengoordinasikan waktu gambar sinar X di antara detak jantung ketika otot jantung rileks. Selama melakukan pemeriksaan, pasien akan diminta untuk berbaring telentang di atas meja yang kemudian pasien akan memasuki mesin MSCT. Namun kepala pasien akan berada di luar selama pemeriksaan MSCT.

Dokter kemudian akan memberi obat berupa pil atau suntikan yang berfungsi untuk memperlambat detak jantung. Sehingga gambar akan terlihat lebih jelas. Pasien juga diminta untuk diam dan menahan napas selama berbaring untuk beberapa detik ketika pengambilan gambar. Poses ini akan memakan waktu selama 10-15 menit.

Hasil Tes

Hasil tes. Sumber: Lokadata.ID

Hasil tes MSCT biasanya berbentuk angka berupa skor Agatston. Skor tersebutlah yang menunjukkan total area deposit kalsium serta kepadatan kalsium. Jika skor menunjukkan pada angka nol, maka tidak ada kalsium yang terlihat pada jantung yang menunjukkan bahwa kemungkinan sangat rendah terkena risiko serangan jantung untuk waktu yang akan datang.

Jika terdapat plak kalsium, maka risiko akan meningkat tinggi pasien terkena penyakit jantung. Skor 100-300 berarti deposit plak sedang yang berarti risiko serangan jantung atau penyakit jantung lainnya yang relatif tinggi selama 3-5 tahun ke depan. Namun jika skor lebih dari 300 makan risiko serangan jantung sangat tinggi.

Jika pasien menerima skor persentil maka hasil tersebut menunjukkan perbandingan jumlah kalsium pasien dengan orang yan memiliki usia dan kelamin yang sama. Dokter akan mendiskusikan lebih lanjut tentang perawatan selanjutnya jika hasil telah keluar. Diskusi tersebut berkaitan dengan:

  • Ada atau tidaknya perubahan rencana perawatan.
  • Dosis obat yang digunakan mengalami perubahan atau diganti.
  • Rekomendasi tes tambahan.
  • Perubahan pola makan demi kesehatan jantung dan rencana olahraga guna penurunan badan jika diperlukan selama pemeriksaan jantung.

Risiko MSCT Jantung

Sinar X. Sumber: SehatQ

Alat MSCT sendiri memang menggunakan sinar X yang menimbulkan sinar radiasi. Akan tetapi, paparan yang terkena tubuh masih tergolong aman dan jumlah yang radiasi yang terpapar sama dengan apa yang kita alami dalam setahun. Biasanya dokter akan merekomendasikan pelaksanaan tes pencitraan untuk menghindari efek samping radiasi selama pemeriksaan jantung.

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare