Blog

Penjelasan Transplantasi Sel Punca (Sumsum Tulang) dan 3 Risiko dari Teknologi Medis Ini!!!

Sel Punca
Teknologi medis

Penjelasan Transplantasi Sel Punca (Sumsum Tulang) dan 3 Risiko dari Teknologi Medis Ini!!!

Pengertian transplantasi sel punca

Transplantasi Sel Punca adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengganti sumsum tulang rusak dengan sumsum tulang yang baru. Prosedur ini juga memiliki istilah lain, yaitu transplantasi sumsum tulang. Sumsum tulang merupakan jaringan lunak berbentuk spons yang terletak di bagian tengah-tengah tulang. Di dalam sumsum tulang, terdapat sel induk yang berfungsi menghasilkan seluruh sel pada tubuh, termasuk sel darah yang mencakup sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Masing-masing sel darah memiliki peran penting bagi tubuh. Sel darah merah bekerja mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Sel darah putih bertugas melindungi tubuh dari serangan infeksi, seperti virus atau bakteri. Trombosit atau keping darah mencegah perdarahan berlebih pada tubuh dengan proses pembekuan darah. Ketika sumsum tulang bermasalah akibat kondisi kesehatan atau penyakit tertentu, hal ini menyebabkan terjadinya gangguan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

https://ukmppd.com/2021/11/09/anatomi-fisiologi-dermatologi-kulit-manusia/(opens in a new tab)

Jenis Sel Punca dan Penggunaannya

Di dalam tubuh, sel punca akan membelah diri menjadi sel-sel lain yang disebut dengan sel anak. Nah, sel anak ini dapat terbentuk menjadi dua jenis, yaitu sel punca baru dan sel dewasa.

Sel punca baru adalah sel yang akan terus memperbanyak diri tanpa fungsi khusus, sedangkan sel dewasa adalah sel yang sudah memiliki fungsi spesifik, seperti sel otak, sel darah, dan sel tulang.

Penelitian terhadap fungsi sel punca masih terus dilakukan dan dikembangkan. Salah satunya adalah untuk menggantikan sel yang rusak akibat penyakit tertentu seperti kanker, stroke, diabetes, dan penyakit degeneratif seperti osteoarthritis dan penyakit Parkinson. Sel punca juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu penanganan untuk penyakit sel plasma.

Keberadaan sel punca diharapkan dapat berkembang menjadi sel dewasa dan jaringan baru. Selain itu, sel punca juga digunakan untuk mengetahui efektivitas dan keamanan suatu obat.

https://ukmppd.com/2021/11/05/terapi-akupunktur-menyembuhkan-5-penyakit/(opens in a new tab)

Beberapa Sumber Sel Punca

Sel punca yang digunakan untuk transplantasi dapat berasal dari beberapa sumber, yaitu:

1. Sel punca embrio

Sel ini berasal dari embrio yang berusia 3–5 hari. Saat itu, embrio biasanya hanya memiliki sekitar 150 sel. Sel ini berpotensi untuk berkembang menjadi beragam sel tubuh daripada sel punca dewasa. Meski lebih efektif, pengambilan sel punca embrio masih diperdebatkan dari sisi etika.

2. Sel punca perinatal

Sel punca ini diperoleh dari cairan ketuban atau tali pusat janin. Proses pengambilan sel dilakukan saat persalinan dan dapat disimpan untuk sementara waktu. Penyimpanan sel punca dilakukan dengan cara dibekukan di laboratorium dan dapat digunakan saat anak menderita penyakit akibat kelainan darah, seperti leukemia.

3. Sel punca dewasa

Diperoleh dari sebagian kecil jaringan tubuh, seperti lemak atau sumsum tulang. Penelitian terbaru menemukan bahwa sel punca dewasa pada bagian tubuh tertentu memiliki kemungkinan berkembang menjadi sel anggota tubuh lain. Contohnya, sel punca dari sumsum tulang belakang dapat membentuk sel-sel otot jantung atau tulang.

4. Sel punca hasil rekayasa genetika

Dengan kemajuan teknologi biomolekular, sel dewasa kini dapat dibentuk ulang menyerupai sel embrio yang memiliki karakteristik sel punca. Sel-sel ini dapat membelah menjadi sel-sel punca lain atau menjadi sel-sel spesifik dalam tubuh.

Prosedur transplantasi sumsum tulang atau bone marrow transplant (BMT) bertujuan untuk:

  • mengganti sumsum tulang yang rusak, sehingga tubuh dapat kembali menghasilkan sel darah sehat
  • mengembalikan kadar sel darah yang seimbang dan sehat
  • mengembalikan sistem kekebalan tubuh, terutama pada pasien dengan produksi sel darah putih yang bermasalah
  • mencegah terjadinya komplikasi kesehatan akibat kerusakan sumsum tulang
Penyakit yang bisa ditangani dengan transplantasi sel punca

Dilansir dari situs BMT InfoNet, berikut adalah beberapa penyakit yang dapat diobati dengan prosedur transplantasi sumsum tulang belakang atau BMT:

Risiko dari prosedur transplantasi sel punca

Sama seperti prosedur transplantasi pada umumnya, transplantasi sumsum tulang atau BMT juga menyimpan risiko dan efek samping tertentu. Peluang terjadinya efek samping akan bergantung pada kecocokan sel induk darah pasien dan pendonor, kondisi kesehatan, serta usia pasien.

1. Infeksi

Anda dapat dengan mudah kena infeksi setelah transplantasi karena sistem kekebalan tubuh lemah. Risiko infeksi dapat berkurang apabila sistem kekebalan tubuh Anda pulih.

Penerima transplantasi kadang-kadang diberikan vaksin untuk mencegah virus dan infeksi, seperti flu dan pneumonia. Jika Anda mengalami infeksi, dokter akan meresepkan obat untuk mengobatinya.

2. Penyakit graft-versus-host (GVHD)

GVHD adalah komplikasi paling umum bagi orang yang mendapatkan donor sel induk dari orang lain. Pada kasus ini, sel-sel induk darah baru menyerang sel induk darah di dalam tubuh Anda.

GVHD terbagi atas akut dan kronis. Pada kasus akut, gejala-gejala akan muncul dalam rentang waktu 3 bulan setelah prosedur BMT.

GVHD tergolong kronis jika berlangsung lebih dari 3 bulan setelah transplantasi. Dokter biasanya akan mengobati kondisi ini dengan kortikosteroid.

3. Risiko lainnya

Selain kedua risiko di atas, kemungkinan pasien yang menjalani prosedur BMT atau transplantasi juga akan mengalami efek samping lain, seperti:

  • anemia
  • katarak
  • kerusakan atau perdarahan pada organ dalam tubuh
  • menopause lebih awal
  • kegagalan transplantasi, sehingga tubuh gagal menerima sel induk darah yang baru
  • kanker kambuh kembali

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare