Blog

Warning! Satu Tahun Covid-19 di Indonesia, Berikut 4 Hal Basic yang Harus Diperhatikan Saat Isoman

Covid-19
Kesehatan Penyakit

Warning! Satu Tahun Covid-19 di Indonesia, Berikut 4 Hal Basic yang Harus Diperhatikan Saat Isoman

Covid-19 atau virus corona masih banyak menyerang warga negara, khususnya di Indonesia. Sebagian warga yang terinfeksi virus ini dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Biasanya, isolasi mandiri dilakukan untuk mereka yang dinyatakan positif covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan. Pasien yang dinyatakan positif covid-19 tanpa gejala diyakini memiliki napas dengan frekuensi 12-20 kali per menit, dan saturasi oksigennya lebih dari atau sama dengan 95%, menurut Kementerian Kesehatan.

Langkah Awal yang Harus Dilakukan Saat Terkonfirmasi Positif Covid-19

Setelah menjalani tes rapid antigen atau RT-PCR dan mendapatkan hasil positif, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter terdekat. Tentunya seluruh dokter wajib mengikuti dan mengetahui perkembangan ilmu dari covid-19 selama masa pandemi, hal tersebut dikarenakan pasien tidak perlu menunggu dokter spesialis tertentu dan terpaksa harus menunda perawatannya ke dokter tersebut. Namun, hal itu juga berlaku kepada orang yang hasil tes rapidnya negatif tetapi menunjukkan gejala covid-19.

Pasien yang dinyatakan positif covid-19 tidak bisa langsung melakukan isoman, melainkan harus berkonsultasi dengan dokter. Dokter lah yang lebih berkompeten untuk memutuskan apakah pasien tersebut cukup melakukan isoman di rumah, di tempat khusus isolasi terpusat, atau harus dirawat di Rumah Sakit. Dokter juga yang berhak memutuskan atau menentukan pemeriksaan lanjutan terhadap pasien positif covid-19, misalnya seperti cek darah atau foto thorax.

Untuk mengantisipasi hal buruk yang dapat terjadi pada saat insoman, konsultasi dokter juga merupakan hal penting agar pengobatan pasien tersebut dapat dilakukan sesuai dengan kondisi. Tidak sedikit pasien covid-19 yang memiliki gejala ringan melakukan isoman tanpa berkonsultasi dengan dokter, kemudian tiba-tiba mengalami kondisi yang memburuk, sampai mengalami gejala pneumonia. Pihak Rumah Sakit dan dokter akan mengalami kesulitan menangani apabila pasien tersebut tiba-tiba terkena kondisi yang buruk tanpa ada catatan atau pengamatan kondisi sejak awal terkonfirmasi positif covid-19.

Persiapan Saat Isoman di Rumah

Biasanya dokter akan memberikan nomor kontaknya saat pasien berkonsultasi. Hal tersebut bertujuan agar pasien tersebut mudah berkonsultasi melalui telepon atau chat, dan kondisi dari pasien tersebut akan selalu terpantau. Selain itu, nomor kontak dokter juga berguna untuk menangkal isu-isu yang sering tersebar di group chat. Ketika isoman, akan ada saja orang yang memberikan berbagai macam saran yang mana saran tersebut belum dipastikan benar untuk dilakukan. Nomor kontak dokter akan berguna untuk mengkonsultasikan hal tersebut agar tidak terpengaruh oleh berita hoax.

Selain nomor kontak, tentunya diperlukan juga beberapa alat kesehatan seperti termometer, oximeter, serta alat kesehatan lain yang disesuaikan dengan komorbid. Termometer berguna untuk melihat suhu tubuh sendiri, dan diperiksa minimal dua kali sehari di waktu yang sama, kemudian laporkan catatan suhu tersebut kepada dokter yang bersangkutan. Oximeter pun juga berguna untuk memantau kadar saturasi oksigen yang ada di dalam tubuh pasien. Normalnya, oximeter akan menunjukkan angka di atas 95, apabila angka tersebut berada di angka 95 atau lebih rendah, segera kontak ke dokter yang bersangkutan atau Rumah Sakit. Selain dari 2 alat yang sudah disebutkan tadi, alat kesehatan lainnya yang diperlukan adalah alat yang disesuaikan dengan komorbid, seperti pengukur tensi darah atau gula darah.

Setelah alat-alat kesehatan, tentunya sangat diperlukan juga dukungan dari keluarga, dan beberapa temen. Tidak perlu merasa malu atau takut apabila memberitahu keluarga dan teman tentang kondisi kita yang terdiagnosis positif covid-19 dan sedang menjalani isoman. Biasanya, keluarga dan teman-teman akan langsung mengirimkan kebutuhan berupa makanan, dan obat-obatan. Ada baiknya juga kita menyiapkan tas yang berisi kebutuhan darurat. Tas kebutuhan darurat umumnya berisi barang yang akan dibawa jika sewaktu-waktu harus pergi, yaitu: KTP dan fotokopi, kartu BPJS dan fotokopi, Kartu berobat di RS langganan, serta baju ganti.

4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Isoman

  • Menjalankan 3M

Pasien yang sedang terisolasi mandiri sudah seharursnya menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. 3M yang dimaksudkan adalah selalu menggunakan masker, menjaga jarak antar sesama, dan sering mencuci tangan. Kebersihan tangan bisa dimaksimalkan dengan menggunakan disinfektan.

  • Pisah tidur

Apabila dalam suatu rumah ada satu orang yang terkena positif covid-19, alangkah baiknya anggota keluarga yang lain memisahkan diri dari pasien tersebut. Usahakan agar tidak tidur bersama dan berada di ruang kamar yang berbeda.

  • Kurangi penggunaan pendingin ruangan

Penggunaan AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan, justru dianjurkan hanya menggunakan kipas angin dan membiarkan jendela terbuka agar sinar matahari pagi masuk dan sirkulasi udara berjalan.

  • Selalu gunakan masker

Seperti yang sudah disebutkan di atas, apabila dalam satu rumah terdapat satu orang yang positif covid-19, maka selalu gunakan masker untuk menghindari penularan virus melalu mulut. Karena ketahanan tubuh masing-masing orang berbeda, akan lebih baik menghindari penyebarannya dimulai dari diri sendiri. Masker yang dianjurkan untuk dipakai adalah masker medis yang dilapisi lagi dengan masker kain, dapat dipakai baik bagi pasien covid-19, maupun anggota keluarga yang sehat.

Pasien yang sudah pernah terkena covid-19, tidak menutup kemungkinan ia akan terinfeksi kembali dengan struktur virus yang berbeda. Di masa pandemi ini, ada baiknya tidak perlu sungkan menegur mereka yang mengabaikan protokol kesehatan, hal ini sangat penting untuk melindungi terutama untuk diri kita sendiri, maupun orang terdekat kita.

Baca juga: https://ukmppd.com/2021/10/27/sepuluh-khasiat-pien-tze-huang-untuk-tubuh/

Comment (1)

  1. […] Baca juga: Warning! Satu Tahun Covid-19 di Indonesia, Berikut 4 Hal Basic yang Harus Diperhatikan Saat Isoman […]

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare