Blog

Temulawak, Apa Saja 3 Manfaat Super dari Obat Alami Ini?

Temulawak
Kesehatan Obat

Temulawak, Apa Saja 3 Manfaat Super dari Obat Alami Ini?

Temulawak (Sumber: https://hellosehat.com/herbal-alternatif/herbal/manfaat-temulawak/)

Apa Itu Temulawak?

Temulawak merupakan tanaman obat asli yang berasal dari Indonesia, khususnya berasal dari Pulau Jawa yang kemudian menyebar ke banyak tempat di kawasan wilayah biogeografi Malesia (wilayah yang membentang dalam zona ekologi Indomalaya hingga Australasia). Saat ini, tanaman tersebut sudah banyak dibudidaya di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Kemudian, tanaman ini juga sudah bisa ditemui di China, Indochina, Barbados, India, Jepang, Korea, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa lainnya.

Bentuk tanaman dari temulawak sering kali tertukar dengan kunyit, karena bentuknya yang sangat mirip. Tanaman ini memiliki nama ilmiah yaitu curcuma zanthorrhiza, dan tergolong ke dalam suku temu-temuan (zingiberaceae). Di daerah Jawa Barat, tanaman ini dikenal dengan sebutan koneng gede, dan di Madura disebut dengan temu labak. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas pemukaan laut, yang berhabitat di hutan tropis, dan rimpangnya berkembang pada tanah yang gembur.

Dilihat dari bentuknya, tanaman ini memiliki kulit di bagian luar berwarna kuning muda. Tanaman ini adalah tanaman monokotil, yang mana tidak memiliki akar tunggang, akan tetapi memiliki akar rimpang (bagian batang yang terletak di bawah tanah). Umbi akar atau umbi batang juga bisa disebut sebagai rimpang. Dari semua rimpang yang bergenus curcuma, rimpang temulawak lah yang paling besar jika dibandingkan dengan tanaman lainnya.

Rimpang pada tanaman ini terdiri dari rimpang induk dan anakan. Bentuk dari rimpang induk yaitu bulat yang mirip seperti telur yang berwarna kuning tua, dan bagian dalamnya berwarna jingga hingga kecokelatan. Kemudian, rimpang induk akan mengeluarkan rimpang kedua yang cenderung lebih kecil dan akan tumbuh ke samping. Biasanya, rimpang tersebut tumbuh berjumlah sekitar 3 sampai 7 buah.

Tanaman temulawak memiliki kandungan kurkuminoid, minyak atsiri, pati, protein, lemak, selulosa, dan mineral. Di dalam rimpang temulawak, pati merupakan komponen terbesar, dan biasanya berwarna putih kekuningan karena pati mengandung kurkuminoid. Tanaman ini mengandung 0.37% abu, 1.52% protein, 1.35% lemak, 0.80% serat, 76.96% karbohidrat, 15 ppm% kurkumin, 11.45% ppm kalium, 6.38% ppm natrium, 19.07% ppm kalsium, 12.72% ppm magnesium, 6.38% ppm zat besi, 0.82% ppm mangan, 0.02% ppm kadmium. Selain itu ada pula 3 zat aktif yang terkandung dalam rimpang temulawak, yaitu: germakron, p-toluilmetillkarbinol dan seskuiterpen d-kamper, dan tumeron.

Berbagai Macam Manfaat Temulawak

  • Dapat mengatasi masalah pada sistem pencernaan

Jika mengonsumsi tanaman ini, maka akan merangsang produksi cairan empedu yang ada di kantong empedu kita. Produksi cairan empedu tentunya sangat berguna dan membantu pencernaan kita sekaligus metabolisme makanan di dalam tubuh. Selain itu, para ahli juga berpendapat bahwa tanaman ini juga memiliki fungsi untuk mengatasi perut yang kembung, melancarkan pencernaan yang tidak lancar, bahkan dapat meningkatkan nafsu makan.

Dilansir dari studi dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology, seorang pasien yang sedang mengalami peradangan usus diminta untuk mengonsumsi temulawak setiap harinya. Hasilnya sangat mengejutkan, dimana beberapa pasien tersebut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsi temulawak.

  • Dapat mengatasi penyakit pada sendi

Penyakit sendi atau biasa disebut dengan osteoarthritis dapat diatasi dengan tanaman ini. Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif dimana sendi tersebut akan terasa sakit dan kaku. Sama seperti sebelumnya, hal tersebut juga telah disebutkan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine yang mana bahwa efek samping temulawak mirip dengan efek ibuprofen (atau obat yang dapat menghilangkan rasa sakit) yang biasanya diberikan kepada pasien osteoarthritis.

  • Mengobati dan mencegah kanker

Dalam kasus ini, sebenarnya masih sangat sedikit penelitian yang menyatakan bahwa temulawak dapat mencegah dan mengobati kanker, meskipun beberapa ahli juga sudah mengemukakakan pendapat dan kepercayaannya terhadap khasiat dari tanaman ini. Tanaman ini dapat mengobati kanker prostat, kanker payudara, dan juga kanker usus.

University of Maryland Medical Center, para penelitinya menjelaskan bahwa bahan-bahan herbal mungkin bisa membantu menghentikan kanker karena bahan herbal banyak mengandung zat antioksidan.

Selain dari 3 manfaat utama yang sudah disebutkan tadi, tentunya masih banyak lagi manfaat yang bisa kita dapatkan dari tanaman ini. Manfaat tersebut yaitu bisa menjadi anti-bakteri dan anti-jamur, sebagai obat jerawat, obat anti radang, mampu menjaga kesehatan liver, sebagai obat diuretik (zat yang membantu membersihkan tubuh dari garam dan air agar tidak terjadi penumpukan di dalam tubuh).

Baca juga: https://ukmppd.com/2021/10/20/khasiat-temulawak-untuk-pengobatan/

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare