Blog

Recommended! Lebih Aware dengan Kesehatan Organ Reproduksi Lewat 5 Tips Berikut Ini!

5 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi
Kesehatan Tips kesehatan

Recommended! Lebih Aware dengan Kesehatan Organ Reproduksi Lewat 5 Tips Berikut Ini!

Organ reproduksi adalah salah satu organ di dalam tubuh yang seringkali kurang mendapat perhatian. Banyak dari kita yang menganggap bahwa organ ini hanya berkaitan dengan genitalia wanita. Padahal, organ intim pria pun perlu dijaga kesehatannya. Dipublikasikan oleh who.int, kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera dari sisi fisik, mental, dan sosial yang lengkap. Tidak hanya berhubungan dengan penyakit, tapi semua hal tentang sistem reproduksi, fungsi, dan prosesnya.

Alasan Mengapa Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Sangat Penting

Kesehatan Reproduksi
Ilustrasi jenis kelamin.
(Sumber: merdeka.com)

Melalui kesehatan reproduksi, seseorang mampu mendapatkan kehidupan seks yang sehat, aman, memuaskan, serta mengetahui kemampuannya untuk bereproduksi. Organ reproduksi yang sehat akan berdampak pada sistem reproduksi yang diperlukan makhluk hidup untuk menghasilkan, melindungi, serta mengandung sel telur dan sel sperma yang sehat.

Untuk pasangan yang berencana untuk memiliki keturunan, sangat perlu untuk menjaga organ reproduksi. Selain untuk menghasilkan sel telur dan sel sperma yang baik, khususnya pada wanita, sistem reproduksi yang akan berperan menjaga janin, mempertahankan kehamilan, dan berkembangnya janin sampai waktunya dilahirkan. Perlu juga diketahui bahwa organ reproduksi merupakan salah satu organ yang paling lemah di dalam tubuh.

Untuk para orang tua yang memiliki anak remaja, edukasi mengenai kesehatan genitalia juga perlu diberikan sejak dini, agar anak memiliki pemahaman mengenai aspek reproduksi dan mengetahui cara yang tepat untuk merawat organ intim dengan baik.

Praktik menjaga kesehatan reproduksi penting agar dapat terhindar dari bahaya penyakit, seperti infeksi menular seksual atau gangguan pada sistem reproduksi. Berbagai masalah kesehatan yang dapat timbul karena kurangnya kesadaran menjaga kesehatan dan personal hygiene yang minim adalah diantaranya sebagai berikut:

  • Masalah kesuburan pada organ reproduksi (infertilitas)
Infertilitas pada pasangan menikah
Ilustrasi pasangan yang memiliki masalah infertilitas.
(Sumber: halodoc.com)

Ketidaksuburan adalah suatu kondisi yang mana sistem reproduksi tak dapat berfungsi untuk menghasilkan keturunan. Pria maupun wanita dapat mengalami masalah ini. Selain cukup umum, kemandulan juga dapat dikatakan tergolong serius. WHO memperkirakan bahwa ada 48 juta pasangan dan 186 juta individu yang mengalami masalah kesuburan.

  • Kanker
Ciri-ciri Kanker Serviks
Ciri-ciri kanker serviks, penyakit pada organ reproduksi wanita.
(Sumber: kompas.com)

Kanker pada organ intim adalah suatu penyakit yang ditakutkan oleh semua orang. Pada wanita, kanker dapat tumbuh dan berkembang di setiap area sistem reproduksi. Namun, kanker yang dialami wanita umumnya berada di area serviks (mulut rahim). Kanker serviks adalah salah satu kanker ganas yang dapat menjangkit semua wanita.

Sedangkan pada pria, ada dua jenis kanker yang patut diwaspadai, yaitu kanker prostat dan kanker testis. Seiring bertambahnya usia, risiko terpapar kanker prostat dapat dikatakan lebih rentan. Apalagi untuk keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker. Hal itu juga menimbulkan risiko yang lebih tinggi terkena kanker prostat dan kanker testis.

Baca juga: Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita

  • Penyakit menular seksual
Masalah Kesehatan Reproduksi
Ilustrasi seseorang mengalami penyakit pada organ reproduksi.
(Sumber: sehatq.com)

Penyakit menular seksual menjadi ancaman penyakit yang serius jika abai dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kurangnya pemahaman mengenai aktivitas seks yang sehat dan aman disinyalir menjadi akar permasalahan munculnya penyakit menular seksual. Beberapa penyakit menular seksual yang timbul diantaranya sudah banyak diketahui, antara lain HIV, HPV, gonore, sifilis, trikomoniasis, dan klamidia.

5 Petunjuk Mudah Untuk Kesehatan Organ Reproduksi

Setelah paham mengapa menjaga kesehatan organ intim begitu penting, saatnya menerapkanya. Kesehatan organ reproduksi dapat dilakukan dari dalam dan dari luar. Menyaran dari hellosehat.com, ada beberapa cara untuk mengaplikasikan kebiasaaan baru yang baik demi mencegah terjadinya penyakit atau gangguan pada organ reproduksi. Apa saja ya? Simak, yuk

1. Merawat dan menjaga kebersihan genitalia

Menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan untuk organ reproduksi yang sehat.

Karena organ intim termasuk organ yang paling rapuh, sudah pasti penting untuk merawatnya dengan baik. Komitmen untuk menjaga kebersihannya juga salah satu cara ampuh agar organ intim terbebas dari gangguan dan penyakit yang dapat menjangkit reproduksi dan sistemnya.

Organ intim yang kotor dan tidak terawat mampu meningkatkan akibat buruk yang pastinya tidak diinginkan kehadirannya. Selain itu, minimnya personal hygiene bisa mendatangkan bakteri, jamur, atau virus yang dapat menginfeksi kelamin.

Kita perlu langkah tepat demi sanitasi organ intim, sebab merawat dan menjaga kesehatan kelamin tidak boleh asal dilakukan. Langkah ini tidak repot, namun perlu diterapkan secara teratur.

  • Basuh alat kelamin dengan menyeluruh setelah buang air kecil dengan air. Area intim juga perlu dibersihkan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas seksual. Basuh dengan air dari depan ke belakang agar kuman tidak masuk ke area kelamin.
  • Jangan biarkan area intim menjadi lembap. Kemaluan yang dalam keadaan tidak kering bisa menjadi sarang tumbuhnya jamur.
  • Basuh dengan air sudah cukup, kok. Sebisa mungkin hindari pemakaian sabun dengan kandungan pewangi yang tinggi, sabun sirih, deodoran, bedak, dan vaginal douche (membasuh vagina dengan cairan dari bahan kimia dengan selang atau semprotan).
  • Ganti celana dalam setiap hari. Bahan yang digunakan juga harus nyaman dan mampu menyerap keringat dengan baik untuk menghindari area kelamin yang lembap.
  • Sunat. Khitan terbukti dapat menghindari berkembangnya bakteri yang dapat menginfeksi penis. Kulit kulup yang dibiarkan akan menjadi media bertumpuknya kotoran dan menyebabkan infeksi.

2. Konsumsi makanan sehat

Tuna Fillet
Ikan tuna yang bagus untuk kesehatan organ reproduksi.

Metode lain untuk merawat dan menjaga kesehatan organ reproduksi bisa dilakukan pula dari dalam, yaitu dengan lebih memperhatikan makanan yang kita santap, karena setiap suapan berpengaruh untuk tubuh kita. Makanlah makanan dengan gizi seimbang. Selain tubuh lebih fit dan sehat, kita dapat terhindar dari penyakit yang mengancam sistem reproduksi.

Asupan nutrisi yang baik membantu tubuh menghasilkan sel sperma dan sel telur yang berkualitas. Untuk wanita, perlu dilakukan untuk menghindari komplikasi saat menjalani program kehamilan.

Jauhi makanan penuh lemak trans. Untuk memasak, kita bisa gunakan minyak zaitun yang super bagus untuk kesehatan reproduksi, khususnya untuk wanita, untuk menghindari risiko sulit hamil. Tambahkan karbohidrat yang kaya serat dalam menu makanan setiap hari, seperti gandum utuh.

Penuhi kebutuhan zat besi dengan makan bayam, kacang, labu, tomat, dan buah bit. Jangan hilangkan sayur dan buah dalam asupan harian, ya. Susu murni dan asam folat juga sangat baik dikonsumsi. Selain lezat disantap, tuna dan makarel memiliki kandungan yang bagus untuk kesehatan sistem reproduksi. Kurangi makanan yang memicu naiknya gula darah untuk menjaga kesuburan dan mencegah gangguan siklus menstruasi.

Para pria juga bisa lho menghindari risiko munculnya kanker prostat dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc, seperti tiram, kerang, daging tanpa lemak, dan biji-bijian.  Mineral yang satu ini juga turut andil dalam menambah jumlah sperma dan fungsi seksual.

3. Healthy lifestyle

Olahraga
Olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Sudah saatnya kita beralih ke gaya hidup sehat, agar tingkat harapan hidup juga dapat meningkat. Tahukah kamu bahwa merokok dapat merusak organ intim? Zat-zat pada rokok sangat berbahaya untuk organ reproduksi. Jika kamu gemar minum minuman beralkohol, usahakan untuk berhenti. Kamu bisa mengurangi dosis kedua hal buruk tersebut untuk bisa berhenti total. Mintalah dukungan dari kerabat terdekat agar dapat tersu berkomitmen untuk menjalani gaya hidup sehat.

Yuk, kurangi begadang. Tidur di malam hari adalah waktu yang tepat untuk organ tubuh beristirahat pula. Istirahat setidaknya 7-9 jam setiap hari untuk kesehatan dan anti stress. Olahraga rutin juga diterapkan agar tubuh bugar setiap hari dan meningkatkan peluang untuk hamil bagi wanita yang menjalani program kehamilan.

4. Tetap menjaga keamanan saat berhubungan seks

Ilustrasi pasangan
Ilustrasi pasangan menikah.

Aktivitas seks yang aman dan bijak dilakukan sebagai pencegahan dan perlindungan diri sendiri dari penyakit menular seksual yang berbahaya. Perilaku seks aman dapat dilakukan dengan cara menggunakan alat kontrasepsi, tidak bergonta-ganti pasangan seks, menjaga kebersihan kelamin, mengecek riwayat seksual, dan rutin melakukan tes penyakit kelamin. Menerapkan perilaku seks yang aman juga salah satu upaya untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.

5. Rutin cek kesehatan organ reproduksi

Konsultasi dengan dokter
Rutin cek dan konsultasi dengan dokter.
(Sumber: sehatq.com)

Biasanya, cek kesehatan organ reproduksi hanya dilakukan ketika ingin merencanakan kehamilan. Padahal, hal ini perlu dilakukan walaupun tidak berencana untuk memiliki keturunan, sebab ada beberapa penyakit yang timbul tanpa memunculkan gejala. Pemeriksaan organ reproduksi untuk mengidentifikasi risiko infeksi, penyakit menular seksual, dan penyakit bawaan diturunkan dari orang tua.

Pemeriksaan kesehatan kelamin yang umum dilakukan adalah pemeriksaan urin, pemeriksaan darah lengkap, ultrasonografi (USG), uji VDRL untuk tes sifilis, dan pap smear untuk deteksi dini kanker serviks.

Menjaga kesehatan organ reproduksi harus dilakukan secara konsisten dan serius untuk mendapatkan manfaatnya. Perbanyak gaya hidup sehat dan jangan ragu untuk konsultasi rutin ke dokter untuk pencegahan penyakit dan deteksi dini.

Comment (1)

  1. […] Baca juga: Recommended! Lebih Aware dengan Kesehatan Organ Reproduksi Lewat 5 Tips Berikut Ini! […]

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare