Blog

Kenali 4 Jenis Radiology, Prosedur Super Hebat Yang Dapat Mendiagnosis Berbagai Penyakit

Radiology
Teknologi medis Kesehatan

Kenali 4 Jenis Radiology, Prosedur Super Hebat Yang Dapat Mendiagnosis Berbagai Penyakit

Apa Itu Radiology?

Radiology atau radiologi adalah pemeriksaan yang dilakukan guna untuk mendiagnosis serta menunjang prosedur medis. Pemeriksaan menggunakan radiologi berguna untuk membantu dokter melihat kondisi bagian dalam dari tubuh pasien. Prosedur yang sudah umum dipakai di Rumah Sakit ini adalah pemeriksaan yang menggunakan tenaga radiasi atau frekuensi suara, misalnya seperti sinar-X, medan magnet, gelombang suara, serta cairan radioaktif. (Dikutip dari Alodokter)

Dengan adanya pemeriksaan menggunakan prosedur ini, maka dapat memudahkan dokter agar bisa memeriksa kondisi di bagian dalam tubuh pasien tanpa harus membuka atau membedahnya melalui operasi. Selain itu, dokter juga dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti penyumbatan pembuluh darah dan kanker.

4 Jenis Pemeriksaan Radiology

Terdapat jenis lain dari radiology yaitu sebagai metode diagnosis. Metode diagnosis dari radiologi dapat mendeteksi penyakit bergejala secara lebih spesifik sampai kesimpulan akhir pada satu penyakit, dapat memantau suatu perawatan, serta tentunya mendeteksi penyakit yang bisa menyerang organ tubuh bagian dalam.

  • Rontgen
sumber: https://www.idntimes.com/health/fitness/rahmadila-eka-putri/fakta-seputar-rontgen-thorax-exp-c1c2

Rontgen adalah tindakan pemeriksaan menggunakan sinar-X sangat membantu dokter dalam mendiagnosis berbagai penyakit. Misalnya saja penyakit mulai dari gigi berlubang, kista pada gusi, hingga Covid-19 dengan cara rontgen dada.

Cara sinar-X bekerja yaitu dengan memindahkan radiasi frekuensi tinggi ke seluruh tubuh. Sinar tersebut kemudian ditangkap pada gambar, dan menampilkan bagian-bagian tubuh yang berbeda dengan warna yang berbeda pula. Perbedaan warna yang berfungsi untuk membedakan bagian tersebut diukur berdasrkan kepadatan tubuh seseorang. Biasanya, sinar-X akan menunjukkan warna putih yang berarti tulang dan menunjukkan warna gelap sebagai paru-paru

  • Computed Tomography Scan (CT Scan)
sumber: https://patella.id/ct-scan-adalah-pemeriksaan-medis-lanjutan/

Apabila rontgen hanya bisa menunjukkan gambaran yang ada di dalam tubuh dalam bentuk gambar atau dua dan tiga dimensi, lain halnya dengan pemeriksaan menggunakan CT Scan. Dengan menggunakan CT Scan, makanya gambaran yang akan dihasilkan akan jauh lebih detail apabila dibandingkan dengan rontgen.

Pemeriksaan menggunakan CT Scan sangat berbeda dengan rontgen. CT Scan adalah pemeriksaan radiologi menggunakan teknologi canggih dari komputer serta mesiin X-ray yang dapat berputar mengelilingi tubuh pasien. Mesin tersebut berputar agar bisa menunjukkan hasil gambaran organ pasien melalui berbagai sisi. Bagian-bagian organ yang dapat digambarkan secara detail melalui CT Scan adalah bagian dalam dari kepala, tulang belakang, jantung, perut, dada, dan organ tubuh lainnya.

  • Positionn Emission Tomography (PET Scan)
sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/09/22/wow-ternyata-pakar-australia-salut-dengan-kedokteran-nuklir-di-indonesia-ini-alasannya

PET Scan adalah prosedur pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendeteksi suatu penyakit tertentu di dalam tubuh dengan menggunakan fungsi jaringan atau organ. PET Scan memiliki banyak fungsi, diantaranya adalah: dapat mengukur fungsi vital pada tubuh seperti penggunaan oksigen, aliran darah dan metabolisme gula darah (glukosa); dapat mendeteksi organ yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya; dapat mendeteksi sel tumor atau kanker; dapat memperbaiki atau mengevaluasi rencana perawatan kesehatan kepada pasien di kondisi tertentu.

Pada dasarnnya, tidak semua penyakit harus dilakukan dengan prosedur PET Scan. Pada umumnya, para dokter menyarankan melakukan prosedur ini apabila pasien dicurigai memiliki kondisi seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan otak. Proses saat PET Scan dilakukan dengan menggunakan cairan radioaktif atau pelacak yang dapat dimasukkan dengan cara disuntik, ditelan, dan dihirup – tergantung dari organ mana yang akan diamati.

  • Pengobatan Nuklir

Dilihat dari namanya mungkin akan terdengar ngeri – dimana nuklir adalah senjata berkekuatan dahsyat yang umumnya dipakai pada zaman perang. Namun, jangan salah! Beberapa tahun ini, energi nuklir telah dikembangkan menjadi bahan penunjang untuk medis di Indonesia. Ada beberapa daftar prosedur medis di Indonesia yang menggunakan pengobatan tenaga nuklir, diantaranya adalah: terapi radionuklir, renogram, PET scan, dan branchytherapy.

Dengan metode pengobatan nuklir ini, tenaga nuklir yang mana memancarkan radioaktif akan ditembakkan ke bagian tubuh terentu yang akan diamati strukturnya. Gelombang tersebut akan membentuk organ yang dapat memancarkan cahaya yang kemudian akan ditangkap dan dapat dilihat melalui komputer dalam bentuk gambar. Metode pengobatan nuklir dapat digunakan untuk mengecek struktur tulang dan jantung.

Sebelum dan Sesudah Pemeriksaan Radiology

Biasanya sebelum menggunakan prosedur radiology, ada beberapa persiapan yang harus diikuti. Persiapan tersebut diantaranya adalah: (1) memberitahu kepada dokter atau petugas yang bertanggung jawab dalam menjalani proses tersebut apabila sedang dalam kondisi hamil atau menyusui. Hal tersebut dikarenakan harus ada pengaman khusus yang berfungsi untuk pelindung tambahan, itu juga tidak menutup kemungkinan petugas dapat membatakan prosedurnya setelah melihat kondisi pasien.

(2) Menceritakan kepada dokter atau petugas yang bertanggung jawab mengenai riwayat kesehatan serta jenis obat apa yang sedang dikonsumsi. Hal tersebut karena obat itu mungkin saja bisa mempengaruhi hasil dari pemeriksaan.

Sesudah menjalani pemeriksaan menggunakan prosedur radiology tentunya ada efek samping. Pada dasarnya, prosedur ini aman dilakukan karena seluruh alatnya sudah diatur sedemikian rupa termasuk kadar dari radiasi yang tentunya tidak membahayakan tubuh. Efek samping dari pemeriksaan radiologi bisa terjadi apabila pasien tidak mengikuti prosedur yang telah diberi tahu. Radiasi tinggi dapat merusak sel-sel yang ada dalam tubuh – serta dapat menyebabkan kulit terbakar, rambut rontok, bahkan meningkatkan resiko kanker.

Apabila suatu saat nanti anda akan melakukan pemeriksaan menggunakan prosedur radiologi, tidak perlu khawatir! Hal yang tidak diinginkan tentunya tidak akan terjadi apabila anda bisa mengikuti dan menjalani saran serta prosedur yang diberikan oleh dokter dan petugas.

Baca juga: https://ukmppd.com/2021/10/21/bagian-tubuh-dapat-diperiksa-dengan-ct-scan/

Comments (2)

  1. […] Baca Juga: Kenali 4 Jenis Radiology, Prosedur Super Hebat Yang Dapat Mendiagnosis Berbagai Penyakit […]

  2. […] Baca Juga : Kenali 4 Radiology, Prosedur Super Hebat Yang Dapat Mendiagnosis Berbagai Penyakit […]

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare