Blog

10 Bagian-bagian dari Anatomi dan Fisiologi Mata. Yuk Disimak!!!

10 Bagian-Bagian Anatomi dan Fisiologi Mata
Anatomi

10 Bagian-bagian dari Anatomi dan Fisiologi Mata. Yuk Disimak!!!

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang paling penting. Anda dapat melihat hijaunya sawah, kemacetan di jalan, dan rintik hujan di jendela karena mata Anda berfungsi dengan baik. Sayangnya, masih banyak yang belum mengenal anatomi bagian mata dan cara menjaganya dengan benar. Yuk, simak ulasan berikut mengenai gambar mata dan fungsinya serta tips agar mata tetap sehat.

1. Kornea

Kornea adalah jaringan berbentuk kubah transparan yang membentuk bagian depan atau terluar mata. Kornea berfungsi sebagai jendela dan saluran cahaya ke mata. Kornea memungkinkan mata Anda untuk menyesuaikan jumlah cahaya sehingga Anda dapat melihat kata-kata dan gambar dengan jelas. Tugas kornea adalah memberikan 65-75 persen kekuatan fokus mata Anda. Anda juga harus menjaga kesehatan kornea mata Anda. Ada banyak ujung saraf di kornea yang membuatnya sangat sensitif. Jika tidak dirawat dengan baik, kornea rentan terhadap infeksi bakteri atau jamur seperti keratitis. Selain itu, kemungkinan juga terjadi perubahan pada struktur kornea yaitu keratokonus.

2. Bilik mata depan (anterior chamber)

Bilik mata depan adalah kantung mirip jelly yang berada di belakang kornea, di depan lensa (lihat pada gambar indra penglihatan Anda di atas). Kantung yang juga dikenal dengan istilah anterior chamber ini berisi cairan aqueous humor yang membantu mengangkut nutrisi ke jaringan mata. Aqueous humor juga bertindak sebagai penyeimbang tekanan di mata. Kesehatan mata juga dipengaruhi oleh produksi dan aliran cairan di bilik mata depan. Ketika masalah terjadi, itu dapat menyebabkan masalah tekanan intraokular seperti glaukoma.

3. Sklera

Sklera adalah bagian mata yang keras, berwarna putih, berbentuk membran dengan jaringan fibrosa yang menutupi semua bola mata kecuali kornea. Di dalamnya terdapat otot-otot yang melekat untuk menggerakkan mata yang menempel pada sklera. Nah, Anda juga harus berhati-hati, karena tidak menutup kemungkinan masalah sklera. Salah satu penyakit yang berhubungan dengan sklera bermasalah adalah skleritis, yaitu peradangan dan pembengkakan yang terjadi pada sklera.

Anatomi

4. Iris dan pupil

Iris dan pupil adalah bagian dari anatomi mata yang terhubung satu sama lain. Iris adalah membran berbentuk cincin yang mengelilingi lingkaran kecil yang lebih gelap di tengahnya. Pupil adalah otot pada mata yang dapat membuka dan menutup, atau mengecil dan membesar. Sementara itu, iris mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dan menyesuaikan dengan bukaan pupil. Saat terkena cahaya terang, iris menutup (atau menyempit) dan membuat pupil mengecil untuk membatasi jumlah cahaya yang masuk ke mata. Iris juga menentukan warna mata Anda. Orang dengan mata cokelat memiliki iris yang sangat berpigmen. Sementara itu, orang bermata biru memiliki iris dengan pigmen yang lebih sedikit.

5. Lensa

Lensa adalah bagian mata yang memiliki jaringan transparan dan fleksibel tepat di belakang iris dan pupil setelah kornea. Fungsi lensa adalah untuk memfokuskan cahaya dan gambar pada retina Anda. Lensa ini memberikan 25-35 persen kekuatan fokus mata Anda. Lensa mata memiliki struktur yang fleksibel dan elastis. Oleh karena itu, bentuknya dapat berubah menjadi melengkung dan fokus pada objek di sekitarnya. Misalnya, ketika Anda melihat orang-orang di dekat Anda atau jauh. Lensa juga merupakan bagian umum dari mata yang bermasalah. Jika seseorang mengalami rabun jauh (nearsighted) atau rabun jauh (farsighted) hal tersebut disebabkan karena letak lensa dan kornea yang salah pada bola mata. Seiring bertambahnya usia, bagian penting dari anatomi mata ini juga dapat kehilangan elastisitas dan kemampuannya untuk fokus pada objek. Ini umumnya dikenal sebagai presbiopia atau mata tua, yang merupakan gangguan penglihatan yang diderita oleh banyak orang tua. Masalah lensa lain yang sering terjadi akibat penuaan adalah katarak. Kondisi ini terjadi ketika terdapat bintik atau bintik yang menyerupai kabut yang menutupi Sebagian lensa mata, sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas.

https://ukmppd.com/2021/10/15/10-tips-gaya-hidup-sehat-dengan-sepakbola/(opens in a new tab)

6. Koroid dan konjungtiva

Koroid adalah bagian mata berwarna coklat tua berbentuk membran yang mengandung banyak pembuluh darah. Terletak di antara dermis dan retina. Koroid digunakan untuk memasok darah dan nutrisi ke retina dan semua struktur lain dalam anatomi mata. Sementara itu, konjungtiva adalah lapisan jaringan tipis yang menutupi seluruh bagian depan mata, kecuali kornea. Salah satu penyakit mata yang dapat terjadi pada konjungtiva adalah konjungtivitis atau konjungtivitis. Kondisi ini adalah peradangan dan pembengkakan pada lapisan konjungtiva yang menyebabkan mata merah dan gatal. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau alergi (penyebab alergi).

7. Badan vitreous

Berbeda dengan aqueous humor yang terletak di depan lensa mata, vitreous humor terletak di belakang lensa mata. Vitreous adalah zat seperti jeli yang mengisi bagian dalam fundus anatomis. Seiring waktu, vitreous menjadi lebih berair dan dapat terpisah dari fundus. Jika penglihatan Anda terlihat seperti awan putih mengambang atau lampu berkedip, segera temui dokter mata. Ini karena zat vitreous yang terlepas dapat mengembangkan lubang (disebut lubang makula) di retina.

8. Retina dan saraf optik

Retina adalah jaringan yang peka terhadap cahaya. Retina ini melapisi permukaan bagian dalam anatomi mata. Sel-sel di retina dapat mengubah cahaya datang menjadi impuls listrik. Impuls listrik ini dibawa oleh saraf optik (yang mirip dengan kabel televisi Anda) ke otak, yang pada akhirnya menafsirkannya sebagai gambar atau objek yang dilihat mata.

9. Makula

Makula adalah area kecil dan sensitif di tengah retina yang memungkinkan penglihatan sentral. Ada fovea di makula. Fovea terletak di tengah makula dan memiliki fungsi memungkinkan mata untuk melihat detail paling tajam. Makula adalah bagian anatomi mata dengan proporsi tinggi sel fotoreseptor (sel reseptor cahaya) yang mengenali cahaya dan mengirimkannya ke otak. Dengan kata lain, makula memainkan peran besar dalam membantu Anda melihat berbagai warna dan detail suatu objek dengan sangat jelas. Karena fungsinya sangat kritis, kerusakan makula secara umum dapat mempengaruhi penglihatan sentral atau sentral. Salah satu penyakit makula yang paling umum adalah degenerasi makula, masalah mata yang biasanya menyerang orang berusia di atas 50 tahun.

10. Kelopak mata

Meski kelopak mata terletak di bagian terluar, namun merupakan bagian dari anatomi mata dengan fungsi yang tidak kalah pentingnya dengan bagian lainnya. Kelopak mata membantu menjaga kesehatan mata dengan melindungi kornea dari benda asing seperti infeksi, cedera, dan penyakit. Selain itu, kelopak mata juga membantu mendistribusikan air mata secara merata di permukaan mata, terutama saat kelopak mata tertutup. Ini pasti akan membantu menghidrasi mata Anda dan mencegah mata kering.

Anatomi

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare