Blog

Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita

header (1)
Kesehatan Penyakit

Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita

Kanker Serviks
Pita Kanker Serviks (Sumber : Deherba.com )

Wanita sering kali dihadapi beberapa masalah kesehatan yang kadang membuat khawatir hingga kadang berbahaya. Wanita biasanya akan menghadapi masalah mengenai kandungan dan area reproduksi atau serviks. Banyak wanita yang malu untuk mengakui dan mencoba untuk mengabaikan penyakit ini. 

Banyak wanita yang akhirnya terlambat diobati, karena mengabaikan beberapa hal yang sebenarnya adalah tanda penyakitnya. Kebanyakan wanita masih denial terhadap masalah kandungan/ serviks karena masyarakat Indonesia sendiri masih menganggap hal ini tabu untuk dibahas.

Padahal faktanya penyakit-penyakit ini bisa sangat berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Salah satu penyakit yang menghantui wanita hingga sekarang adalah kanker serviks. Mendengar kata kanker saja sudah sangat menyeramkan, apalagi bila benar-benar menghadapi penyakit ini.  

Kanker sendiri menjadi momok menakutkan bagi semua orang. Banyak sekali pasien yang akhirnya gugur karena melawan kanker. Para pejuang kanker yang sudah sembuh pun tidak bisa pulih 100%, hal ini dikarenakan kanker bisa saja kembali tumbuh dalam tubuh seorang pasien.   

Kanker mulut rahim, sering dikenal sebagai kanker serviks, adalah salah satu keganasan paling serius yang menyerang wanita di seluruh dunia. Karena hanya wanita yang memiliki rahim, keganasan ini terutama menyerang mereka.

Kanker Serviks
Kanker Serviks (Sumber: Klikdokter.com)

Kanker serviks adalah kanker kedua yang paling sering dihadapi wanita, dengan kanker payudara menjadi yang teratas. Jumlah orang yang meninggal akibat penyakit ini juga tidak sedikit. Kanker serviks merupakan kondisi yang sangat berbahaya bagi wanita. 

Untuk menghindari dan mencegah kanker serviks kita perlu mempelajari tentang tanda dan gejala kanker serviks yang tidak boleh disepelekan.

Banyaknya orang yang terdiagnosis kanker serviks akibat kurangnya ilmu yang  terkait dengan penyakit ini. Sebenarnya, tidak semua wanita mengetahui penyebab dan gejala kanker serviks. Karena keterlambatan diagnosis, penyakit ini memiliki tingkat kematian yang cukup signifikan. Semakin dini kanker ditemukan, semakin kecil kemungkinan untuk disembuhkan.

Perlu diingat bahwa kanker serviks dapat berkembang dengan cepat di sel-sel serviks. Dalam kebanyakan kasus, penyakit menular seksual memiliki peran dalam perkembangan kanker serviks.

Leher rahim adalah bagian bawah rahim yang menghubungkan ke saluran vagina. Jasa yang digunakan untuk membuat mukus atau lendir. Selama hubungan seksual, lendir membantu mengalirkan sperma dari saluran vagina ke rahim. Leher rahim juga bertanggung jawab untuk menjaga janin di dalam rahim, dan akan tumbuh selama proses persalinan.

Penyebab Utama Kanker Serviks

Sel kanker dapat ditemukan di tubuh semua manusia. Namun, karena sel-sel ini tidak aktif, mereka tidak menyebabkan penyakit di dalam tubuh. Berbagai faktor dapat menyebabkan sel-sel ini menjadi aktif.

Infeksi human papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama kanker serviks. Virus ini menyebabkan perubahan struktur gen dan pertumbuhan yang menyimpang di jaringan serviks, dan mudah rapuh. Karena jaringan halus ini mudah berdarah, itu akan menyebabkan pendarahan vagina.

Terlampir dari Alodokter.com, terlepas dari kenyataan bahwa infeksi HPV dapat ditularkan melalui aktivitas non-seksual, aktivitas seksual adalah penyebab utama kanker serviks. Ada berbagai bentuk HPV, tetapi kemungkinan besar HPV tipe 16 dan 18 adalah penyebab kanker serviks. 

Penting untuk diingat bahwa tidak semua HPV menyebabkan kanker serviks. Beberapa dapat menyebabkan penyakit kelamin tambahan seperti kutil kelamin, sementara yang lain sama sekali tidak berbahaya. Hanya diagnosis medis rumah sakit yang dapat mengetahui apakah bentuk HPV menginfeksi tubuh dan risiko apa yang mungkin ditimbulkannya.

Selain akibat virus HPV, faktor genetik juga bisa menyebabkan kanker serviks. Ketika terjadi mutasi genetik dalam tubuh, kanker serviks bisa menyebar. Alasan mutasi genetik tidak selalu diketahui, tetapi kemungkinan ada hubungannya dengan gaya hidup seseorang.

Nyeri Perut (Sumber: Uchicagomedicine.org )

Dalam kasus kanker serviks, perubahan genetik terjadi ketika sel-sel sehat dalam tubuh menjadi menyimpang. Sel-sel menyimpang ini akhirnya berkembang menjadi sel kanker, menginfeksi area tubuh yang paling rentan.

Sistem kekebalan memainkan peran penting dalam menjaga sel kanker tidak aktif dan mencegahnya berubah menjadi penyakit. Ketika sistem kekebalan wanita ditekan, dia lebih mungkin terkena kanker serviks.

Selain kedua penyebab di atas ada juga penyebab lain yaitu akibat dari penyakit imunosupresi, dilansir dari Gooddokter.co.id, Imunosupresi terjadi ketika sistem kekebalan menurun karena berbagai penyebab. Salah satu faktor yang menyebabkan penggunaan terapi steroid dosis tinggi. Obat kanker yang berguna untuk penyembuhan mungkin juga menghasilkan masalah yang sama. Imunosupresi adalah penyakit medis yang memerlukan perawatan khusus. Untuk menghindari semakin memburuknya kondisi pasien, diperlukan penanganan yang cepat dan agresif. Pasien kanker, mereka yang memiliki masalah darah, penerima donor organ, dan pasien HIV/AIDS semuanya rentan terhadap imunosupresi.

Baca juga : Wajib Ketahui! 4 Alasan Imunoterapi Kanker Super Ampuh Mengobati Kanker Anda

Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks sering menunjukkan gejala pada tahap awal. Beberapa di antaranya termasuk sering buang air kecil, buang air kecil yang menyakitkan, dan bahkan berdarah, pendarahan yang tidak normal dan rasa sakit setelah berhubungan, dan keputihan yang berkepanjangan, bau busuk, dan perubahan tekstur.

Sayangnya, banyak wanita yang masih percaya bahwa keluhan di atas tidak serius. Ada juga beberapa gejala kanker serviks lainnya yang harus Anda waspadai.

1. Tubuh Mudah Merasa Lelah

Gejala lain kanker serviks yang perlu diwaspadai adalah kecenderungan mudah lelah. Hal ini terkait dengan pendarahan vagina yang tidak normal, yang menyebabkan tubuh kekurangan sel darah merah. Akibatnya, tubuh mudah lelah. Meski sudah berusaha cukup istirahat, rasa lelah tetap saja ada.

2. Sering Mengalami Sembelit

Kanker serviks yang telah berkembang ke tahap di mana ia telah bermigrasi ke usus besar dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit atau sakit perut berlebih.

3. Nafsu Makan Berkurang Drastis

Wanita dengan kanker serviks sering mengalami penurunan nafsu makan. Penyakit ini disebabkan oleh sel kanker yang menyebar ke seluruh tubuh dan membatasi asupan makanan.

4. Pendarahan Tidak Wajar Pada Vagina

Ketika seorang wanita sedang menstruasi, dia biasanya mengalami pendarahan vagina. Namun tidak demikian dengan penderita kanker serviks. Bahkan jika Anda tidak sedang menstruasi, pendarahan bisa terjadi kapan saja.

5. Menstruasi Tidak Teratur

Siklus menstruasi yang tidak normal merupakan indikasi berikutnya dari kanker serviks. Proliferasi sel-sel yang menyimpang di daerah rahim adalah penyebabnya.

6. Sering Mengalami Nyeri Panggul

Nyeri di daerah panggul dan perut bagian bawah sering terjadi pada penderita kanker serviks. Rasa sakit ini akan memburuk selama atau sebelum berhubungan seksual.

7. Keputihan yang Tidak Wajar

Cairan aneh dapat muncul di area vagina karena terjadi masalah rahim. Gejala ini sebanding dengan keputihan, tetapi cukup banyak dan memiliki warna dan bau yang lebih mencolok.

8. Pembekakan Pada Kaki

Pembengkakan kaki merupakan salah satu indikasi kanker serviks stadium lanjut, yang dapat menyebabkan berbagai konsekuensi. Sel kanker menekan arteri darah di panggul, mencegah sirkulasi darah di penghalang, yang mengakibatkan penyakit ini. Hal ini mengakibatkan kaki bengkak akibat kejadian tersebut.

9. Keluar Fases Dari Vagina

Kanker serviks dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada fungsi vagina. Kanker serviks dapat mengakibatkan kebocoran urin atau keluarnya cairan dari vagina saat memasuki stadium lanjut. Dari Alodokter.com hal ini disebabkan adanya fistula yang tersumbat (saluran abnormal yang menghubungkan dua bagian tubuh atau pembuluh darah yang dapat terjadi di anus, saluran pencernaan, saluran kemih, vagina, hingga kulit). Fistula apapun berpotensi menghasilkan feses melalui saluran vagina.

10. Perut yang Keras dan Membesar

Gejala kanker serviks juga bisa menyebabkan perut membesar dan keras. Karena penyebaran sel kanker, ligamen di rongga rahim menjadi iritasi. Menurut Primayahospital.com wanita yang aktif secara seksual harus menjalani Pap smear setiap tiga sampai lima tahun atau mengikuti rekomendasi spesialis.

Kanker serviks juga harus dideteksi sejak dini agar dapat ditangani dengan cepat dan peluang untuk sembuh lebih besar. Vaksinasi HPV perlu dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Jika Anda melihat salah satu gejala yang tercantum di atas, Anda harus segera menemui dokter. 

Setiap wanita berisiko untuk terkena kanker serviks. Agar tak menyesal, lindungi diri Anda dengan mulai peduli dengan gejala-gejala kecil. Selalu ingat kata pepatah lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Comments (5)

  1. […] Baca juga: Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita […]

  2. […] Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita […]

  3. Nadira Tiara

    terima kasih untuk informasinya! keep going, sangat bermanfaat.

  4. […] Baca juga: Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita […]

  5. […] Baca juga: Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita […]

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare