Blog

Penyakit THT dan 3 Tips & Tricks Pemeriksaan yang Tepat!

Penyakit tht
Penyakit

Penyakit THT dan 3 Tips & Tricks Pemeriksaan yang Tepat!

Penyakit THT adalah singkatan dari telinga, hidung, dan tenggorokan. Telinga, hidung, dan tenggorokan merupakan bagian tubuh yang saling berhubungan satu sama lain. Ketiganya merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi penting dalam proses pernapasan, pendengaran, maupun menelan makanan. Jadi jika terjadi gangguan pada telinga, hidung, dan tenggorokan itu merupakan kondisi yang rumit. Jika salah satu mengalami gangguan itu bisa mempengaruhi kondisi yang lain juga. Ini karena telinga, hidung, dan tenggorokan memiliki satu saluran yang sama. Lalu apakah kita perlu melakukan pemeriksaan THT?

Mengecek kondisi pada bagian telinga, hidung, dan tenggorokan merupakan suatu hal yang penting. Terkadang orang-orang lebih sering mengabaikan kondisi kesehatan pada bagian-bagian tersebut. Mereka terlalu menganggap bahwa gejala gangguan yang terjadi pada bagian-bagian tersebut adalah hal yang biasa. Padahal, ada beberapa gejala yang justru menjadi pertanda kalau ini adalah waktu yang tepat untuk mengecek kondisi pada telinga, hidung, dan tenggorokan mereka. Lalu apa saja gejala-gejala yang sering dialami oleh pasien? Mari kita simak penjelasan di bawah ini!

Gangguan yang Terjadi Pada Penyakit THT

Source: Unsplash

Apa saja sih gejala-gejala pada penyakit THT yang sering dialami? Apa tindakan yang harus dilakukan ketika mengalami gejala-gejala tersebut? Penyakit THT dan gejalanya perlu diketahui dan tidak boleh dianggap sepele. Penyakit THT dan gejalanya tergantung dari lokasi dan penyebab sakitnya. Jenisnya pun sangat bermacam-macam. Oleh karena itu, penting untuk mengenal penyakit ini dan gejalanya.

1. Gangguan pada Telinga

Source: Alodokter.com

Gangguan pada telinga dapat dialami oleh semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tidak hanya membuat telinga terasa sakit, kondisi ini juga dapat menyebabkan penderitanya kehilangan pendengaran. Namun, dengan penanganan yang tepat, gangguan pada telinga bisa disembuhkan. Karena fungsi telinga begitu penting, sudah seharusnya area pada telinga selalu dijaga dan dirawat dengan baik. Namun, telinga terkadang bisa mengalami gangguan atau terkena penyakit. Akibatnya, fungsi indra pendengaran bisa bermasalah. Inilah beberapa gejala pada area telinga!

a. Infeksi Telinga

Infeksi telinga terjadi akibat kuman masuk dan menginfeksi telinga. Biasanya gejalanya berupa nyeri telinga, gangguan pendengaran, demam, atau keluar cairan dari telinga. Umumnya infeksi telinga ringan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika tidak kunjung membaik biasanya dokter akan meresepkan antibiotik atau melakukan irigasi telinga dan pengeluaran cairan dalam telinga yang meradang.

b. Telinga Berdenging

Telinga berdenging terjadi ketika sel-sel rambut halus di dalam telinga rusak. Apabila rambut-rambut halus tersebut rusak, saraf pendengaran akan mengirim sinyal listrik yang acak ke otak, sehingga menyebabkan kuping berdenging. Biasanya ditandai dengan sensasi berdenging pada telinga yang dapat berlangsung dalam waktu singkat atau lama.

Baca juga: 5 Penyakit Kulit Akibat Unseen Organism yang Dapat Muncul Karena Kurangnya Sanitasi! Yuk, Keep Clean!

2. Gangguan pada Hidung

Source: Halodoc.com

Hidung memiliki peran penting dalam sistem pernapasan. Selain bertindak sebagai penyaring, hidung juga berfungsi untuk memastikan bahwa udara hangat dan lembab sebelum memasuki paru-paru. Salah satu jenis masalah pada hidung yang paling umum adalah cedera. Kesehatannya harus senantiasa dijaga agar tidak rentan terkena masalah-masalah hidung yang merugikan. Inilah beberapa gejala pada area hidung!

a. Sinusitis

Penyakit sinusitis terjadi ketika jaringan rongga sinus mengalami peradangan atau bengkak. Sinus terletak pada rongga-rongga tulang yang berhubungan dengan hidung. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh flu, rhinitis alergi, atau polip hidung. Udara lembap dan hangat bisa mendukung penyembuhan sinusitis.

b. Pilek

Pilek adalah penyakit hidung yang semua orang pasti pernah mengalaminya. Pilek biasanya disebabkan oleh infeksi rhinovirus. Gejala pilek biasanya muncul 1-3 hari setelah terpapar virus tersebut. Pilek tidak berbahaya tapi terkadang bisa juga menjadi gejala dari penyakit tertentu.

3. Gangguan pada Tenggorokan

Source: Alodokter.com

Gangguan pada tenggorokan ditandai dengan rasa nyeri, iritasi, atau kering. Selain itu gangguan pada tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus dan infeksi bakteri. Biasanya tenggorokan akan semakin memberat saat makan dan minum. Jika karena infeksi ringan, nyeri tenggorokan biasanya akan mereda dengan sendirinya. Namun, sakit tenggorokan yang berlangsung kronis atau jangka panjang dapat menjadi tanda dari penyakit yang lebih serius. Inilah beberapa gejala pada area tenggorokan!

Baca juga: Warning ! 10 Gejala Kanker Serviks yang Sering Disepelekan Wanita

a. Radang Amandel

Radang amandel terjadi ketika amandel mengalami pembengkakan akibat infeksi virus atau bakteri. Ciri-ciri mengalami radang amandel adalah nyeri tenggorokan, amandel membengkak dan memerah, kesulitan atau nyeri menelan. Jika radang amandel sering kambuh biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi.

b. Laringitis

Laringitis adalah pembengkakan pada dinding organ laring di tenggorokan. Gejalanya berupa suara serak, batuk, demam atau kehilangan suara sama sekali. Laringitis umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-3 minggu. Namun, jika penyakit ini bertahan dalam waktu yang lebih lama dapat menjadi laringitis kronis.

Cara Melakukan Pemeriksaan THT

Source: Hellosehat.com

Pemeriksaan THT sangat penting dilakukan. Saat kita merasakan gangguan pada area telinga, hidung, dan tenggorokan, kita harus segera melakukan pemeriksaan THT. Menunda penanganan hanya akan memperparah kondisi dan melambatkan proses penyembuhan. Lalu bagaimana cara yang tepat dalam melakukan pemeriksaan THT? Yuk kita simak penjelasan di bawah ini!

1. Meninjau Data Kesehatan

Ketika seseorang mengalami gangguan pada telinga, hidung maupun tenggorokan mereka akan menjalani prosedur anamnesis yaitu seperti sesi tanya jawab. Sampaikan riwayat kesehatan yang dialami agar dokter dapat memahami kondisi kesehatan.

2. Memeriksa Gejala

Setelah menjalani prosedur anamnesis dan menyampaikan riwayat kesehatan yang dialami lalu dokter akan memeriksa penyebab munculnya gejala dan gangguan melalui pemeriksaan fisik dan tes. Biasanya, hasil tes akan selesai dalam satu hari. Namun pada kondisi tertentu seperti biopsi, hasil tes akan keluar dalam hitungan minggu.

3. Rekomendasi Perawatan

Terakhir, setelah memeriksa gejala yang dialami dokter akan merekomendasi perawatan seperti konsumsi obat, maupun memperbaiki gaya hidup. Dokter juga biasanya akan memberikan rujukan pasien pada dokter spesialis lain tergantung pada gangguan yang dialami.

Itulah penjelasan dari penyakit THT beserta cara pemeriksaan THT yang tepat. Perlu diketahui bahwa menjaga kesehatan pada bagian telinga, hidung maupun tenggorokan adalah hal yang penting. Untuk itu, kita harus melakuakn pemeriksaan rutin ke dokter THT setiap enam bulan sekali. Jaga kesehatan dan penyakit tidak akan mendekat.

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare