Blog

Wajib Ketahui! 4 Alasan Imunoterapi Kanker Super Ampuh Mengobati Kanker Anda

Uncategorized

Wajib Ketahui! 4 Alasan Imunoterapi Kanker Super Ampuh Mengobati Kanker Anda

Sebelum membahas bagaimana imunoterapi dapat melawan kanker. Wajib kalian ketahui apa yang dimaksud dengan Imunoterapi kanker?

Apa itu Imunoterapi?

Imunoterapi adalah sebuah metode pengobatan dengan menggunakan system kekebalan tubuh/imun untuk melawan sel penyakit kanker. Pengobatan imunoterapi ini diberikan dengan cara infus, obat minum, krim oles, atau disuntikkan langsung pada sel kanker. Sejumlah jenis kanker, seperti kanker kulit, paru, ginjal, kandung kemih, dan limfoma, telah terbukti dapat ditangani dengan imunoterapi.

Jika dibanding pengobatan lainnya, apa sih kelebihan pengobatan Imunoterapi untuk kanker?

Kelebihan Imunoterapi Kanker?

  • Lebih efektif disbandingkan pengobatan kanker lainnya, seperti radiasi atau kemoterapi, terutama pada kanker kulit
  • Membantu efektivitas pengobatan lainnya yang sedang dilakukan. Contohnya, kinerja kemoterapi bisa lebih baik saat pasien juga menjalani inmunoterapi
  • Efek samping lebih kecil dibandingkan pengobatan lain, karena imunoterapi membuat system imun hanya menyarang sel kanker secara spesifik
  • Dapat meminimalkan kanker muncul kembali, karena pengobatan ini memicu, karena pengobatan ini memicu imunoterpi yaitu kemampuan system imun untuk mengingat sel kanker sehingga akan segera diserang bila muncul kembali.
infografik imunoterapi kanker
Inforgrafik Imunoterapi kanker

Dalam penanganan kanker, ada beberapa jenis imunoterapi kanker yang bisa digunakan. Berikut jenis-jenis Imunoterapi kanker, diantaranya:

Jenis-Jenis Imunoterapi Kanker

  • Antibodi monoklonal adalah protein imun buatan. Protein ini didesain khusus untuk dapat menandai sel-sel kanker secara spesifik, sehingga dapat membunuh sel ganas tanpa ikut menghancurkan sel yang sehat
  • Cek Poin inhibitor adalah obat yang dapat membantu sistem imun dalam merespon sel kanker. Cara kerjanya adalah dengan mengganggu kemampuan sel kanker untuk menghindari serangan sistem kekebalan tubuh
  • Vaksin adalah zat yang disuntikkan ke dalam tubuh untuk mendorong respons imun terhadap suatu penyakit. Pada penanganan kanker, vaksin dapat digunakan baik untuk mencegah maupun untuk mengobati kanker.
  • Imunoterapi non-spesifik adalah jenis imunoterapi yang dapat meningkatkan kinerja sistem imun secara keseluruhan. Beberapa jenis zat penguat sistem imun yang umum digunakan adalah sitokin dan BCG (Bacillus Calmette-Guerin)

Namun imunoterapi ini juga memiliki kekurangan, seperti nyeri, bengkak, kemerahan, gatal, serta ruam pada kulit di area suntikan. Selain itu, dapat muncul juga gejala flu, seperti demam, pusing, nyeri otot, dan sakit kepala. Efek samping ini bisa bervariasi pada tiap pasien, tergantung kondisi kesehatannya, jenis kanker yang diderita, jenis imunoterapi yang dilakukan, dan dosis yang diberikan

Efek Samping Imunoterapi Kanker

Beberapa efek samping juga disebabkan oleh Imunoterapi, diantaranya:

  1. Berpotensi merusak organ lain, beberapa jenis imunoterapi dapat membuat sistem imun menyerang organ lain, seperti jantung, usus, paru, dan ginjal.
  2. Hasil terapi tidak selalu cepat, pada beberapa kasus, imunoterapi dapat berlangsung lebih lama dari pengobatan kanker lainnya.
  3. Belum tentu cocok untuk semua orang, pada sebagian orang, imunoterapi tidak membunuh sel kanker, melainkan hanya membuat sel-sel tersebut berhenti berkembang. Namun, penyebabnya belum diketahui.
  4. Kemungkinan sel kanker berkembang lagi, tubuh bisa menjadi kebal terhadap terapi ini, di mana beberapa terapi awal dapat memberikan hasil positif, namun kemudian sel kanker berkembang lagi.
Infografik Siklus Imunoterapi Kanker

Proses Imunoterapi Kanker

Tubuh memiliki proses kekebalan tubuh/imun untuk melawan kanker

1. Pelepasan antigen

Siklus dimulai dengan pelepasan antigen. Ini adalah proses ketika sel kanker mati lalu melepaskan antigen. Pada dasarnya, antigen adalah potongan protein kecil dari sel kanker yang telah mati

2. Penyajian Antigen

Ini adalah tahap ketika antigen diambil oleh antigen presentation cell (sel dendritik), yang kemudian membawa antigen ke tempat pembuangan lokal di kelenjar getah bening.

3. Produksi & Aktivasi Sel T

Di tahap 3, sel dendritik memberikan potongan antigen pada sel T sehingga kemudian terproduksi dan teraktivasi.

4. Perjalanan Sel T

Setelah sel T diaktifkan di tahap 3, mereka masuk ke pembuluh darah dan mencari sel kanker.

5. Infiltrasi Sel T Kedalam Tumor

Ketika sel T tiba di lokasi tumor, tugas mereka adalah untuk masuk ke dalam lokasi tumor. Pada dasarnya, sel T harus menghancurkan dinding pertahanan tumor dan menembus masuk.

6. Pengenalan Sel Tumor Oleh Sel T

Di dalam tumor, terdapat sel-sel kanker yang akan dikenali oleh sel T yang telah masuk.

7. Sel T Menghancurkan Sel Kanker

Di tahap ini, sel T menjadi aktif untuk melawan sel kanker dan mampu menghancurkannya

Referensi Bacaan:
  • https://kalahkankanker.com/
  • https://tirto.id/indonesia-siap-akses-imunoterapi-harapan-baru-pasien-kanker-eosz
  • https://www.roche.co.id/id/sekilas_tentang_roche/lingkup_usaha/farmasi/onkologi/imunoterapikanker/Perkembangan-Imunoterapi-Kanker.html

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare