Blog

Sering Dengar Tapi Belum Tahu CT Scan? Yuk Ketahui 4 Hal Tentang Teknologi Medis Super Ini!

CT Scan
Uncategorized

Sering Dengar Tapi Belum Tahu CT Scan? Yuk Ketahui 4 Hal Tentang Teknologi Medis Super Ini!

Pernah mendengar kata CT Scan? Pasti pernah, ya. Beberapa dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata tersebut, apalagi untuk mereka yang berprofesi di bidang medis. Namun, masih banyak yang belum tahu perihal teknologi medis ini dan segala yang terkait dengannya. Apa saja ya? Simak, yuk!

Apa Itu CT Scan?

Bentuk mesin CT Scan modern
Bentuk mesin CT Scan modern.
(sumber: pantirapih.or.id)

Dilansir dari halodoc.com, CT (computed tomography) scan adalah sebuah metode pemeriksaan medis yang menyatukan serangkaian gambar sinar-X yang diambil dari bermacam sisi di sekitar tubuh seseorang. CT Scan merupakan salah satu teknologi medis yang dapat menunjukkan gambar yang lebih rinci dibandingkan dengan sinar-X biasa.

Pemindaian tubuh dengan teknologi medis ini juga relatif singkat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Alat medis ini berbentuk lingkaran dengan ukuran yang besar, sehingga cukup ukuran tubuh orang dewasa. Pasien akan berbaring selama tubuhnya dipindai.

Seperti namanya, prosedur medis ini menggunakan bantuan komputer untuk menghasilkan citra cross-sectional tulang, jaringan lunak, dan pembuluh darah di dalam tubuh seseorang. CT Scan biasa digunakan di bagian radiologi untuk tujuan diagnosis. Melalui gambar sinar-X yang dihasilkan dari, dokter dapat menentukan tindakan medis yang tepat untuk pasiennya.

Sejak dikembangkan pada 1970-an, CT Scan menjadi teknologi medis yang terbukti serbaguna untuk teknik pengambilan gambar bagian tubuh. Selain digunakan untuk tujuan medis, mesin ini diaplikasikan juga untuk membentuk gambar dari benda mati. Karena fungsinya yang amat berkontribusi, fisikawan Allan M. Cormack dan ahli teknik elektro Sir Godfrey N. Hounsfield dianugerahi Nobel Prize in Physiology or Medicine untuk pengembangan tomografi terkomputasi atas jasanya dalam mengembangkan teknologi medis ini.

Mengapa Perlu Dilakukan CT Scan?

Dokter ahli radiologi melakukan pemindaian dengan CT Scan
Pemindaian bagian tubuh dengan CT Scan

Jika terjadi suatu kecelakaan, korban dapat mengalami luka. Tidak hanya luka luar, tapi luka internal yang kemungkinan besar dapat timbul, semisal fraktur di bagian tulang tertentu atau cedera lainnya. CT Scan membantu dokter untuk mengetahui bagian spesifik dari luka tersebut, sehingga dokter dapat menentukan tindakan medis yang tepat, seperti bedah atau prosedur lainnya.

Secara umum, pemindaian ini tidak hanya diaplikasikan untuk luka akibat kecelakaan, melainkan untuk mengetahui kelainan lain yang terdapat di berbagai bagian tubuh. Ada beberapa alasan mengapa dokter menyarankan untuk melakukan prosedur ini, yaitu:

  1. Mendapat diagnosis yang tepat mengenai kelainan pada tulang, sendi, atau otot, seperti fraktur atau kanker tulang
  2. Mengetahui lokasi tumbuhnya tumor
  3. Memutuskan area infeksi dan bekuan darah
  4. Mendeteksi dan memonitor perkembangan suatu penyakit beserta kondisinya, seperti memantau pertumbuhan kanker
  5. Menjadi bagian dari prosedur medis lainnya, seperti operasi, biopsi, dan terapi radiasi
  6. Mengetahui efektivitas pengobatan tertentu
  7. Mendeteksi lokasi cedera atau pendarahan dalam.

Bagian Tubuh Mana Saja yang dapat Dipindai oleh CT Scan?

CT Scan adalah teknologi yang serbaguna. Karena itu, teknologi ini dapat memindai bagian tubuh manapun yang perlu untuk ditinjau lebih lanjut. Berdasarkan artikel yang dipublikasikan oleh alodokter.com, ada beberapa bagian tubuh yang sering diidentifikasi dengan dibantu teknologi medis yang satu ini, yaitu:

  • Kepala

    Computed Tomography Scanning Kepala adalah teknik pencitraan untuk diagnosis kelainan atau cedera yang ada di kepala, seperti trauma kepala, tumor, pendarahan, dan menentukan jaringan yang mati karena stroke.
Contoh hasil CT Scan di bagian kepala
Contoh hasil CT Scan di bagian kepala.
Sumber: alomedika.com
  • Paru-paru

    CT Scan juga biasa digunakan untuk mendeteksi penyakit kronis seperti kanker, atau adanya peradangan, infeksi, dan luka di paru-paru.
Hasil pindaian paru-paru dengan CT Scan
Pindaian paru-paru.
(sumber: cnnindonesia.com)
  • Jantung

    CT Coronary angiogram (CTA) adalah prosedur untuk mencari tahu penyumbatan di bagian arteri jantung. Gambar yang dihasilkan berupa pembuluh darah arteri koroner.
Hasil pindaian arteri jantung dengan CT Scan
Pemindaian bagian arteri jantung.
(sumber: id.wikipedia.org)
  • Rongga Perut dan Panggul (Peritoneography)

    Peritoneography bertujuan untuk mendiagnosis penyakit yang berada di area perut dan panggul, seperti pada organ hati, pankreas, atau ginjal.
CT Scan yang dilakukan pada perut
CT Scan yang dilakukan pada perut.
(sumber: alomedika.com)
  • Tulang

    CT Scan pada tulang sangat umum dilakukan, apalagi pada pasien yang mengalami patah tulang. Selain itu, mendeteksi kemungkinan terjadinya osteoporosis pada tulang juga dapat terlihat melalui citra muncul dari sinar-X.
CT Scan pada tulang
CT Scan yang dilakukan untuk memindai tulang.
(sumber: halodoc.com)

Risiko yang Perlu Diperhatikan dari CT Scan

Pindaian dengan CT Scan dengan bantuan radiasi
Seorang pasien yang dipindai dengan sinar-X

CT Scan sarat akan manfaat yang diberikan dan merupakan salah satu penemuan hebat di bidang kedokteran. Namun, sama halnya dengan kemoterapi, prosedur ini memiliki risiko yang perlu diperhatikan.

Sinar-X yang dipancarkan ketika proses pemindaian adalah salah satu bentuk radiasi elektromedik. Seperti yang kita tahu, radiasi berdampak buruk pada tubuh jika terpapar. Selain itu, tingkat radiasinya lebih tinggi dari foto Rontgen. Radiasi ini dapat meningkatkan risiko kemungkinan tumbuhnya kanker.

Tapi, tidak perlu panik, sebab manfaatnya lebih banyak daripada risikonya. Saat ini, alat medis yang terdapat di rumah sakit sudah lebih modern dan mutakhir berkat teknologi, sehingga radiasi yang diperoleh semakin minim dan tidak ada efek negatif. Dokter spesialis radiologi juga akan menggunakan radiasi di tingkat yang paling rendah untuk mengetahui informasi medis dan menentukan diagnosis.

Mengingat adanya radiasi yang dipaparkan, sebaiknya prosedur medis ini tidak dilakukan kepada ibu hamil atau wanita yang sedang menjalani program kehamilan. Dokter akan menyarankan opsi pemindaian non-radiasi, seperti ultrasonografi (USG) untuk menghindari kerugian yang berdampak pada janin.

Selain ibu hamil, anak-anak dapat terkena paparan radiasi dengan risiko yang cukup tinggi daripada orang dewasa. Prosedur pemindaian dengan tujuan medis akan digunakan pada pasien anak jika memang sangat diperlukan.

Nah, jadi lebih tahu kan soal CT Scan? Semoga informasi ini dapat mengedukasi, ya. Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Comments (2)

  1. […] Baca juga : Sering Dengar Tapi Belum Tahu CT Scan? Yuk Ketahui 4 Hal Tentang Teknologi Medis Super Ini! […]

  2. […] Baca juga: Sering Dengar Tapi Belum Tahu CT Scan? Yuk Ketahui 4 Hal Tentang Teknologi Medis Super Ini! […]

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare