Blog

Angkak, Obat Tradisional China yang Memiliki banyak Khasiat tetapi Ada 2 Efek Negatif

angkak
Obat

Angkak, Obat Tradisional China yang Memiliki banyak Khasiat tetapi Ada 2 Efek Negatif

This image has an empty alt attribute; its file name is fakta-atau-mitos-manfaat-angkak-untuk-demam-berdarah-1572862742-1.jpg
Sumber:SehatQ
Kandungan Obat Angkak

Obat angkak mampu membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida. Sebuah studi kecil menyatakan bahwa konsumsi 2,4 gram angkak setiap hari selama 12 minggu dapat menurunkan LDL hingga 22% dan kolesterol total sebanyak 16%. Biasanya, rata-rata konsumsi angkak sebanyak 1,2 – 2,4 gram sehari. Di Cina, jumlah konsumsi angkak per harinya tentu lebih tinggi.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Indonesia merupakan negara tropis yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk yang menularkan virus dengue. Karena penyakit ini sudah ada sejak zaman dahulu, nenek moyang bangsa Indonesia mencari obat tradisional untuk menyembuhkannya. Salah satu obat tradisional yang dipercaya dapat menyembuhkan demam berdarah adalah angkak. Angkak adalah sejenis beras merah asal China yang difermentasi dengan ragi Monascus purpureus. Obat tradisional berwarna merah ini telah dipercaya oleh dokter Indonesia untuk mengobati demam berdarah dengue selama bertahun-tahun. Angkak tidak hanya digunakan untuk menyembuhkan penyakit, tetapi juga dapat digunakan sebagai penambah rasa dan pewarna makanan alami yang memberikan warna merah. Angkak dapat diberikan sebagai obat bagi penderita DBD dengan beberapa cara, mulai dari kapsul, teh angkak, atau makanan yang dicampur dengan angkak. Angkak juga dapat digunakan untuk mengobati kolesterol tinggi, angkak mengandung bahan aktif yang hampir sama dengan obat-obatan. Selain itu, manfaat beras ragi merah (angkak) juga dikatakan dapat mengatasi peradangan, sindrom metabolik, dan kadar gula darah, serta meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah. Angkak sebagai obat alternatif sangat baik sebagai pengganti rebusan daun jambu biji, rebusan daun pepaya atau jus jambu biji. Angkak sebenarnya adalah sejenis nasi fermentasi yang dibuat dengan bantuan beberapa jenis jamur. Bahan ini telah digunakan sebagai metode pengobatan tradisional Tiongkok selama berabad-abad karena khasiatnya yang memang sangat baik bagi tubuh.

https://ukmppd.com/2021/10/15/10-tips-gaya-hidup-sehat-dengan-sepakbola/(opens in a new tab)

Namun ternyata tidak hanya demam berdarah, kondisi kesehatan lainnya juga bisa diatasi dengan angkak. Beberapa manfaat angkak lainnya yaitu:

1.      Membantu Menurunkan Gejala DBD

Manfaat pertama yang ditawarkan adalah membantu seseorang pulih dari DBD. Mengapa? Beras ragi merah ini dapat membantu menaikkan trombosit pasien.

Seperti yang kita tahu DBD ditularkan oleh nyamuk berjenis aedes aegypti. Nyamuk ini menyerap darah manusia untuk mendapatkan nutrisi. Sebagai gantinya, nyamuk justru memberikan virus dengue yang menjadi penyebab DBD.

Gejala yang sering muncul pada penderita DBD adalah demam yang tinggi, nyeri otot, diikuti dengan munculnya bintik-bintik kemerahan di sekujur tubuh. Penderita juga akan mengalami penurunan trombosit dalam darah secara drastis.

Hal ini diketahui dengan nama trombositopenia. Ini merupakan sebuah keadaan di mana, tubuh manusia kekurangan trombosit. 

2.      Menurunkan Tekanan Tinggi dalam Darah

Angkak memiliki kandungan yang bernama gamma-aminobutyric acid (GABA). Zat yang satu ini memiliki peran untuk menekan darah tinggi. Oleh karena itu, penderita darah tinggi juga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi salah satu obat tradisional ini.

3.      Menjaga Keseimbangan Tingkat Gula dalam Darah

Meskipun telah difermentasikan, Anda akan tetap merasakan manfaat dari beras merah yang digunakan sebagai bahan utama obat ini. 

Beras merah memiliki tingkat glukosa yang sangat rendah jika dibandingkan dengan beras biasa. Sehingga akan lebih cepat dicerna oleh tubuh. 

Beras merah juga memiliki senyawa serat dan polifenolik yang membantu mengurangi indeks glikemik dalam tubuh. 

Kebaikan-kebaikan beras merah tersebut pun, masih dimiliki oleh angkak. Jadi, tidak perlu ragu untuk mengonsumsi obat tradisional ini.

4.      Menurunkan Kadar Kolesterol 

Manfaat angkak selanjutnya adalah untuk menurunkan kadar kolesterol. Beberapa penelitian mengungkapkan, bahwa beras ragi merah ini mengandung monacolin K yang tinggi. 

Monacolin K bertugas untuk menurunkan kadar kolesterol berlebih yang ada di dalam darah. Semakin rendah kadar kolesterol dalam darah, akan semakin kecil pula kemungkinan Anda menderita serangan jantung.

Angkak juga bekerja di dalam tubuh untuk mengusir lemak jahat, kadar kolesterol secara total, dan low density lipoprotein (LDL). 

5.      Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Semakin berkurangnya kadar kolesterol dalam darah, maka akan tinggi juga kesempatan seseorang terbebas dari penyakit jantung. Sebab, darah tidak akan membawa plak-plak yang hanya akan menjadi penyumbat. Hal ini, tentunya akan membuat jantung tetap sehat dan tetap bisa memompa darah ke seluruh tubuh, tanpa ada masalah. Angkak juga akan menaikkan high density lipoprotein (HDL) alias lemak baik yang berguna untuk menjaga kesehatan jantung seseorang.

https://ukmppd.com/2021/10/19/10-bagian-bagian-dari-anatomi-dan-fisiologi/(opens in a new tab)

Selain berdampak positif bagi tubuh, angkak juga memiliki beberapa efek samping seperti ketidaknyamanan perut, gas, dan sakit kepala. Kandungan Monacolin K dalam Angkak juga memiliki efek samping yaitu miopati dan kerusakan hati. Bahan alami ini juga tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang hamil, menyusui, atau sedang menjalani program kehamilan. Beberapa produk beras ragi merah diduga mengandung kontaminan yang disebut citrinin, yang dapat menyebabkan gagal ginjal. Artinya, Anda perlu berhati-hati saat mengonsumsinya, karena angkak kini mudah ditemukan dalam bentuk suplemen. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu kepada dokter mengenai asupan untuk kondisi kesehatan Anda agar terhindar dari efek samping. Menurut Healthline, Angkak dikemas dengan manfaat, tetapi Anda juga harus mewaspadai potensi efek samping, termasuk reaksi alergi, toksisitas hati, dan masalah otot yang dapat terjadi pada wanita hamil dan menyusui. Jadi, teruslah bertanya kepada dokter Anda tentang suplemen makanan atau obat herbal, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat medis dari dokter.

Leave your thought here

Your email address will not be published.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare